Ratusan Satwa Berhasil Direhabilitasi dan Bebas Liarkan PPS Alobi

    Meski begitu, upaya konservasi ini masih menghadapi tantangan besar, terutama deforestasi akibat aktivitas manusia, termasuk pertambangan ilegal. Aktivitas yang tidak terkendali telah mengakibatkan berkurangnya habitat satwa liar dan meningkatnya konflik antara manusia dan satwa, seperti buaya.

    “Dalam dua tahun terakhir, tercatat setiap bulan terjadi satu kasus konflik buaya dengan manusia di wilayah pesisir Bangka Belitung,” katanya.

    Sebagai perusahaan tambang negara yang mengelola sumber daya alam timah, PT Timah Tbk menyadari tanggung jawab besarnya terhadap lingkungan. Melalui berbagai program, perusahaan menjalankan praktik green mining dan reklamasi lahan pascatambang untuk mengembalikan fungsi ekologis lahan.

    Langkah ini termasuk melepasliarkan satwa hasil rehabilitasi di kawasan reklamasi yang telah ditanami kembali, menciptakan ekosistem baru yang produktif dan berfungsi sebagai habitat satwa liar.(*)

    Sumber: PT Timah

    Pages: 1 2 3Show All
      Ikuti kami di Facebook