Ratusan Hektar Hutan Mangrove Desa Bukit Layang akan Dibabat, Kabarnya untuk Tanam Sawit

    Caption : Hutan Mangrove yang sudah dibabat, sumber foto : Toyib

    BANGKA. BAKAM. INTRIK.ID – Bisnis perkebunan kelapa sawit memang sangat menjanjikan. Namun dibalik potensi bisnis itu terkadang menimbulkan polemik sosial, bahkan merembet kepada konflik kawasan hutan. Seperti terjadi di Desa Bukit Layang , Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka.

    Puluhan Hektare kawasan hutan mangrove rata dengan tanah, menurut warga setempat akan dibuka perkebunan sawit. Muncul pertanyaan apakah bisa hutan mangrove dibuka untuk perkebunan kelapa sawit? Jawabnya entah lah, fakta dilapanagn hutan marove itu sudah dibabat.

    Warga Desa Bukit Layang Toyib ( Nama Samaran ) menyampaikan lokasi hutan mangrove dibabat itu tempat mereka mencari berbagai jenis ikan dan udang galah.

    “Hutan mangrove yang dibabat saat ini kurang lebih 25 hektar sudah dibabat habis disepadan sungai layang tempat kami mencari ikan,Siput,kepiting dan udang, dan sekarang ditanami pohon sawit. kawasan tersebut meliputi aliran sungai air batu ,simpang tige ,beting paku dan pangkalpute,” kata toyib, Selasa ( 28/5/2024) sore.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ditanya milik siapa lahan yang dibabat tersebut, toyib menyampaikan milik salah satu perusahan bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit.

    “Dari informasi beredar di kalangan warga lahan tersebut milik PT. MAS ( Mestika Abadi Sejahtera ) dan lahan akan dibuka kurang lebih 500 hektare, katanya mau ditanami kelapa sawit. Nah itu informasi beredar entah benar atau tidak, saya dapat informasi seperti itu. Untuk kondisi lahan kalau mau lihat datang saja, sudah mulai dibabat,” jawab toyib.

    Jika benar kawasan hutan mangrove bisa dibuka untuk perkebunan kelapa sawit secara luas oleh perusahaan , tidak menunutup kemungkinan keberada hutan mangrove kedepan akan terancam dan punah. Mungkinkah dikeluarkan izin perkebunan kelapa sawit dikawasan hutan mangrove?

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Strategi PT Timah Tekan Angka ‘Absensi Sakit’ Lewat Sistem Deteksi Dini OH-IH

    Strategi PT Timah Tekan Angka ‘Absensi Sakit’ Lewat Sistem Deteksi Dini OH-IH

    Usai Negosiasi Alot Setahun, PT Timah dan Karyawan Resmi Sepakati Perjanjian Kerja Bersama Terbaru

    Usai Negosiasi Alot Setahun, PT Timah dan Karyawan Resmi Sepakati Perjanjian Kerja Bersama Terbaru

    Pemkab Bangka dan PT Timah Ubah Kolong Akhlak jadi Kawasan Produktif

    Pemkab Bangka dan PT Timah Ubah Kolong Akhlak jadi Kawasan Produktif

    Sungailiat Triathlon 2026: Tanpa Peserta Asing, Dampak Geopolitik dan Minimnya Promosi Global

    Sungailiat Triathlon 2026: Tanpa Peserta Asing, Dampak Geopolitik dan Minimnya Promosi Global

    Sungailiat Triathlon 2026 dan Kejurnas Series Siap Digelar di Tanjung Pesona, Targetkan 300 Peserta

    Sungailiat Triathlon 2026 dan Kejurnas Series Siap Digelar di Tanjung Pesona, Targetkan 300 Peserta

    Revitalisasi Kawasan Kolong Akhlak, PT Timah dan Pemkab Bangka Tanam Mangrove hingga Pohon Buah

    Revitalisasi Kawasan Kolong Akhlak, PT Timah dan Pemkab Bangka Tanam Mangrove hingga Pohon Buah