
Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (Kasi PB3R) Zainul mengatakan, barang bukti ini didapat dari seluruh wilayah Kabupaten Bangka Tengah dengan kasus terbanyak ada di Kecamatan Koba.
“25 kasus pidana umum dan 6 kasus narkotika yang mana kasus banyak terjadi di Koba dan Sungaiselan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, barang bukti yang di rampas sudah memiliki kekuatan hukum tetap dan dimusnahkan dengan dihancurkan dan beberapa dilelang nantinya.