Puluhan Siswa SMP Islam SMART Belajar Sejarah Timah di MTI Mentok

INTRIK.ID, BANGKA BARAT — Puluhan siswa SMP Islam Sholeh, Mandiri, Aktif, Responsif, dan Tangguh (SMART) Pangkalpinang melakukan kunjungan edukatif ke Museum Timah Indonesia (MTI) Mentok, Rabu (12/11/2025).

Sebanyak 28 siswa didampingi dua guru pendamping antusias mengikuti kegiatan Outing Class atau belajar di luar kelas yang dilaksanakan di Museum Timah Indonesia (MTI) Mentok yang dikelola PT Timah Tbk.

Kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan siswa tentang sejarah pertimahan di Bangka Belitung serta mengenal lebih dekat warisan budaya daerah.

MTI Mentok sendiri merupakan salah satu cagar budaya di Bangka Barat yang menjadi destinasi wisata edukatif dan sejarah, tidak hanya bagi masyarakat lokal tetapi juga pengunjung dari luar daerah hingga mancanegara.

Space Iklan/0853-1197-2121

Guru pendamping SMP Islam SMART Pangkalpinang, Arya, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari program pembelajaran sekolah yang mengajak siswa belajar secara langsung di luar ruang kelas.

“Tujuan kunjungan kami adalah untuk bersilaturahmi, menambah wawasan siswa, serta menginspirasi mereka agar lebih semangat belajar dan berkreasi. Melalui kegiatan Outing Class ini, kami ingin menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat belajar siswa terhadap sejarah dan budaya lokal,” ujar Arya.

Salah satu siswi kelas 9, Affina Khoirunnisa Azzahra (14), mengaku senang dapat berkunjung ke Museum Timah Indonesia Mentok.

“Banyak hal baru yang saya pelajari di sini, seperti sejarah terbentuknya Pulau Bangka, budaya masyarakat Bangka, hingga perkembangan pertambangan timah dan teknologi peleburan,” katanya.

Space Iklan/0853-1197-2121

Senada dengan Affina, siswa lainnya, Jeki, juga merasa kunjungan ini sangat bermanfaat.

“Setelah berkunjung ke sini, saya jadi tahu lebih banyak tentang sejarah Bangka Belitung dan pertambangan timah yang menjadi ciri khas daerah kita. Semoga bisa datang lagi ke sini,” ujarnya.

Wali kelas 9 SMP Islam SMART, Intan Istiqomah, menyampaikan rasa syukurnya karena dapat membawa para siswa belajar langsung ke museum bersejarah ini.

“Ini pengalaman pertama kami dan anak-anak berkunjung ke museum di Pulau Bangka. Harapannya, ilmu yang didapat bisa dikembangkan dan dibagikan lagi kepada teman-teman di sekolah. Kami juga baru tahu bahwa museum ini merupakan hasil kolaborasi tiga negara, dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bangka,” jelasnya.(*)

Sumber: PT Timah

Mungkin Suka Ini juga:
Selama Bulan Ramadan, Jam Kerja PNS Bangka Tengah Dikurangi

Selama Bulan Ramadan, Jam Kerja PNS Bangka Tengah Dikurangi

Jadi Perhatian BPK, Batianus Minta Pemerintah Bangka Tengah Manfaatkan Aset Terbengkalai

Jadi Perhatian BPK, Batianus Minta Pemerintah Bangka Tengah Manfaatkan Aset Terbengkalai

BPK Bangka Belitung Periksa Laporan Keuangan Bangka Tengah Selama 30 Hari

BPK Bangka Belitung Periksa Laporan Keuangan Bangka Tengah Selama 30 Hari

Libatkan 100 Siswa, HPSN di Bangka Tengah Bersihkan Taman Milenial Adhyaksa

Libatkan 100 Siswa, HPSN di Bangka Tengah Bersihkan Taman Milenial Adhyaksa

Jelang Bulan Puasa, Pemdes Perlang Laksanakan Pawai Ta’ruf hingga Bersih-bersih

Jelang Bulan Puasa, Pemdes Perlang Laksanakan Pawai Ta’ruf hingga Bersih-bersih

Kapolsek Sungai Selan Diamankan Dir Propam Polda Babel

Kapolsek Sungai Selan Diamankan Dir Propam Polda Babel

    Ikuti kami di Facebook