
“Semoga program kebersamaan dengan PT Timah khususnya pendidikan dan kesehatan tetap terjalin baik karena dengan kolaborasi seperti ini bisa membawa dampak positif bagi pembangunan generasi dan membangun daerahnya,” harap Dedi.
Untuk mengontrol kehigenisan, kemasan dan pendistribusian makanan, PT Timah menggandeng POM BPOM Kabupaten Belitung guna penilaian kriteria standar yang telah ditentukan dan mengawasi gizi agar mendapatkan hasil yang maksimal.
Kepala POM BPOM Kabupaten Belitung, Assruddin, mengatakan kegiatan yang diinisiasi PT Timah merupakan kegiatan yang perlu diapresiasi karena sangat mendukung program Presiden sekarang.
“Tugas kami disini memastikan bagaimana program ini berjalan lancar dengan beberapa kriteria yang telah ditetapkan. Salah satunya terkait proses pengolahan sesuai ketentuan, higienis dan sanitasinya, kemasannya, penyimpanan, pendistribusiannya, hingga bahan – bahan pangan yg digunakan,” jelasnya.
Apresiasi juga disampaikan BPOM Belitung ke PT Timah yang sudah mengambil peran penting dalam program makanan gizi gratis, yang merupakan tahap awal untuk keberlanjutan di tahun 2025.