
BELITUNG TIMUR, INTRIK.ID — Keikutsertaan Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Belitung Timur dalam Jambore Nasional (Jamnas) XII 2026 di Cibubur, Jakarta, tak lepas dari dukungan berbagai pihak, salah satunya PT Timah (Persero) Tbk.
Dukungan tersebut menjadi penting bagi kontingen Beltim di tengah keterbatasan anggaran daerah. PT Timah turut membantu kebutuhan akomodasi dan transportasi, sehingga para peserta dapat mengikuti kegiatan nasional tersebut dengan lebih optimal.
Jamnas XII yang berlangsung pada 12–21 Agustus 2026 menjadi ruang bagi anggota Pramuka dari berbagai daerah untuk mengembangkan karakter, kedisiplinan, kemandirian sekaligus memperluas pertemanan dan jejaring generasi muda.
Ketua Kwarcab Belitung Timur, Fezzi Uktolseja, mengatakan kontingen Beltim berjumlah 28 orang yang terdiri dari anggota Pramuka, pembina, guru dan pengurus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 18 peserta merupakan anggota Pramuka yang terpilih mewakili Belitung Timur.
Menurut Fezzi, dukungan PT Timah sangat membantu, terutama karena sebagian besar pembiayaan kontingen berasal dari swadaya.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan bantuan dari PT Timah. Sebagian besar memang swadaya dan alhamdulillah PT Timah juga memberikan support. Selama di Jakarta kami menginap di rumah dinas PT Timah,” kata Fezzi.
Tak hanya tempat tinggal, dukungan transportasi juga menjadi faktor penting mengingat perjalanan dari Belitung Timur menuju lokasi Jamnas di Cibubur membutuhkan biaya dan persiapan yang tidak sedikit.
“PT Timah support akomodasi dan transportasi. Ini sangat membantu kami,” ujarnya.
Fezzi mengapresiasi dukungan PT Timah yang menurutnya sangat dirasakan manfaatnya oleh kontingen Beltim.
Ia mengatakan keterbatasan anggaran pemerintah daerah membuat dukungan dunia usaha dan berbagai pihak menjadi penting untuk memastikan program pembinaan generasi muda tetap berjalan.
“Di tengah segala keterbatasan ini, bantuan dari PT Timah sangat kami rasakan dan sangat berarti. Ini juga menjadi bagian dari tanggung jawab kami sebagai pengurus untuk memastikan anak-anak bisa mengikuti kegiatan nasional ini dengan baik,” tuturnya.
Menurut Fezzi, keikutsertaan dalam Jamnas bukan sekadar membawa anak-anak Belitung Timur mengikuti kegiatan Pramuka berskala nasional.
Lebih dari itu, Jamnas menjadi ruang belajar langsung bagi generasi muda untuk membangun karakter, disiplin dan kemandirian.
“18 anak ini kami seleksi untuk mewakili seluruh Belitung Timur. Pramuka membentuk karakter dan kedisiplinan. Dengan mengikuti jambore, kedisiplinan mereka semakin terasah karena mereka ditantang untuk berkembang dalam berbagai keterbatasan,” jelasnya.
Jamnas XII juga dimanfaatkan kontingen Belitung Timur untuk memperkenalkan potensi daerah kepada peserta dari berbagai penjuru Indonesia.
Kontingen membawa sejumlah produk lokal dan kesenian tradisional sekaligus memperkenalkan identitas serta kekayaan budaya Belitung Timur.
“Kami memperkenalkan potensi Belitung Timur. Anak-anak juga memperkenalkan Belitung Timur kepada peserta lain. Jadi ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk mempromosikan daerahnya,” kata Fezzi.
Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para peserta. Mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman dalam kegiatan kepramukaan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan generasi muda dari berbagai daerah.
Pertemuan tersebut membuka ruang bagi peserta untuk bertukar pengalaman, mengenal keberagaman Indonesia, membangun jejaring hingga meningkatkan kepercayaan diri.
Fezzi berharap pengalaman yang dibawa pulang 18 anggota Pramuka tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pembinaan generasi muda di Belitung Timur.
Sebab, menurutnya, investasi terhadap generasi muda bukan hanya soal membiayai keberangkatan mereka ke sebuah kegiatan nasional, tetapi juga memberikan pengalaman yang kelak menjadi bekal mereka untuk menjadi generasi yang mandiri, disiplin dan bertanggung jawab.
Sumber: PT Timah Tbk