
INTRIK.ID, BABEL – Program penyaluran hewan kurban PT Timah (Persero) Tbk tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat penerima, tetapi juga membawa dampak positif bagi peternak lokal di wilayah operasional perusahaan.
Salah satu peternak yang merasakan manfaat tersebut adalah Budi Apriadi, pemilik AK58 Farm di Dusun Cemara 2, Desa Kurnia Jaya, Kabupaten Belitung Timur. Tahun ini, Budi mendapat kepercayaan untuk memasok hewan kurban melalui anak usaha PT Timah, PT Timah Agro Manunggal (TAM).
Budi mengaku bersyukur karena dilibatkan dalam pengadaan sapi kurban yang nantinya disalurkan kepada masyarakat di Pulau Belitung dan Belitung Timur. Menurutnya, keterlibatan peternak lokal dalam program tersebut menjadi peluang yang sangat berarti, terutama di tengah menurunnya permintaan sapi kurban dari masyarakat.
“Alhamdulillah kami dilibatkan PT Timah melalui PT TAM untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban perusahaan. Pemilihan peternak dilakukan secara kompetitif melalui survei sehingga peternak lokal memiliki kesempatan yang sama untuk ikut berpartisipasi,” kata Budi.
Dalam kerja sama tersebut, Budi dipercaya menyediakan sebanyak 39 ekor sapi yang akan didistribusikan ke berbagai wilayah di Pulau Belitung dan Belitung Timur. Selain dirinya, sejumlah peternak lokal lainnya juga turut dilibatkan untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban perusahaan.
Ia menjelaskan, sebelum ditetapkan sebagai pemasok, pihak PT TAM melakukan survei menyeluruh untuk memastikan kesiapan peternak, mulai dari kondisi kandang, ketersediaan pakan, kesehatan hewan hingga sistem pengelolaan peternakan.
“Kami diperiksa mulai dari kesiapan kandang, pakan, kesehatan hewan sampai bagaimana pengelolaannya. Ini menjadi pengalaman yang baik karena peternak benar-benar dilibatkan secara langsung,” ujarnya.
Untuk memenuhi kebutuhan kurban tahun ini, sapi yang disiapkan didominasi jenis sapi Madura dengan bobot rata-rata sekitar 320 kilogram per ekor. Proses distribusi pun mulai dilakukan menggunakan beberapa armada pengangkut menuju lokasi penerima.
Menurut Budi, pesanan pengadaan hewan kurban dari PT Timah menjadi angin segar bagi peternak lokal. Pasalnya, permintaan sapi kurban dari masyarakat pada tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, sementara harga sapi justru mengalami kenaikan akibat keterbatasan pasokan.
“Permintaan masyarakat memang turun dibanding tahun lalu, tetapi Alhamdulillah ada pesanan dari pengadaan kurban PT Timah sehingga sangat membantu peternak. Harga sapi juga naik karena ketersediaannya terbatas,” jelasnya.
Ia menilai, pelibatan peternak lokal dalam program pengadaan hewan kurban tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas usaha peternakan melalui standar dan proses seleksi yang diterapkan.
“Kami bersyukur dan senang karena diberi kesempatan. Dengan adanya program seperti ini, peternak lokal punya peluang yang sama untuk berkembang dan meningkatkan kualitas usaha ternaknya,” katanya.
Sementara itu, PT Timah terus berupaya melibatkan pelaku usaha lokal dalam berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan. Melalui pengadaan hewan kurban yang menggandeng peternak daerah, perusahaan tidak hanya berbagi kebahagiaan kepada masyarakat pada momentum Iduladha, tetapi juga turut mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan peternak lokal di wilayah operasionalnya.(*)
Sumber: PT Timah Tbk