PT Timah Bina 10 Perempuan Pesisir Tanam Sayur Hidroponik

    INTRIK.ID, KARIMUNPT Timah memberdayakan kelompok perempuan pesisir untuk melaksanakan pertanian hidroponik. Hal ini sebagai upaya perusahaan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan menggerakkan ekonomi kelompok perempuan.

    Sebagai perusahaan pertambangan, PT Timah terus mendukung inklusifitas. Salah satunya pemberdayaan kelompok perempuan di lingkar tambang.

    Program budidaya sayuran hidroponik dilaksanakan PT Timah bersama Kelompok Hidroponik Lanjut Bestari di Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun.

    Sebanyak sepuluh orang perempuan yang tergabung dalam kelompok ini menggeliatkan pertanian modern dengan sistem hidroponik untuk menanam sayur-sayuran seperti pok coy, seledri, dan selada.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ketua Kelompok Hidroponik Lanjut Bestari, Sartini mengatakan, mereka kini bisa memproduksi sayur-sayuran sendiri. Tinggal di daerah pesisir membuat tingkat ketergantungan mereka terhadap daerah luar cukup tinggi, termasuk untuk memenuhi kebutuhan pangan.

    Ia menyebutkan, saat sayur yang dihasilkan dari hasil pertanian hidroponik yang mereka tidak hanya untuk kelompok saja, tapi juga sudah dipasarkan ke warga Desa.

    “Kami dibina PT Timah untuk melakukan pertanian hidroponik, menanam sayur untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga. Hasil panen kemarin lumayan banyak tidak hanya untuk anggota tapi juga dijual ke masyarakat Desa,” katanya, Selasa (15/10/2024).

    Menurutnya, PT Timah tidak hanya memberikan bantuan sarana dan prasarana tapi juga mendampingi dan melatih mereka agar bisa melaksanakan pertanian modern hidroponik.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Dibantu sarana dan prasarana juga tapi ada juga pelatihan yang diberikan untuk anggota kelompok. Sehingga kami bisa semakin paham dalam menanam sayur,” katanya.

    Menurutnya, mereka sudah merasakan manfaat dari program budidaya sayuran bersama PT Timah. Tidak hanya mendapatkan wawasan tapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

    “Sudah terasa manfaatnya, sekarang kami sudah mulai menanam lagi. Dari panen sebelumnya, kami tidak hanya bisa mendapatkan sayur tapi ada juga ada dampak ekonomi ke kami karena sebagian hasilnya dijual. Ini termasuk program mendukung ketahanan pangan juga,” ucapnya.

    Kedepan, Ia berharap usaha budidaya sayuran hidroponik mereka dapat terus berlanjut. Karena, memiliki peluang yang cukup menjanjikan. Dirinya berharap PT Timah bisa terus mendampingi mereka.

    “Peluangnya cukup menjanjikan, karena kadang ada yang sudah pesan. Semoga nanti ini bisa terus berlanjut karena anggota kelompok juga semangat. Sehingga nanti ini bisa menjadi sumber penghasilan bagi kami,” harapnya. (*)

    Sumber: PT Timah

    Mungkin Suka Ini juga:
    Berawal dari Rumah, Rizky Parfume Kini Raup Omzet Puluhan Juta per Bulan

    Berawal dari Rumah, Rizky Parfume Kini Raup Omzet Puluhan Juta per Bulan

    Berawal dari Kebun KWT, Sabun Daun Sirih Bunda Fresh Bersiap Naik Kelas

    Berawal dari Kebun KWT, Sabun Daun Sirih Bunda Fresh Bersiap Naik Kelas

    ESG Jadi Senjata Baru Industri Tambang, PT Timah Tingkatkan Kompetensi Karyawan

    ESG Jadi Senjata Baru Industri Tambang, PT Timah Tingkatkan Kompetensi Karyawan

    Mitra Usaha PT Timah Perkuat Kepatuhan Regulasi, Bimtek Standarisasi Pertambangan Disambut Antusias

    Mitra Usaha PT Timah Perkuat Kepatuhan Regulasi, Bimtek Standarisasi Pertambangan Disambut Antusias

    16 UMKM Mitra PT Timah Naik Kelas pada 2025

    16 UMKM Mitra PT Timah Naik Kelas pada 2025

    Omzet Tembus Rp10 Juta per Pameran, UMKM Mitra PT Timah Raup Peluang Besar di Belitung Expo 2026

    Omzet Tembus Rp10 Juta per Pameran, UMKM Mitra PT Timah Raup Peluang Besar di Belitung Expo 2026