PT Timah Berhasil Mengurangi Konsumsi Energi Sebesar 22,69 Persen

    INTRIK.ID, BABEL PT Timah melaksanakan sejumlah inisiatif untuk memperkuat upaya pengelolaan energi dalam proses bisnis perusahaan. Langkah ini menjadi salah satu strategi perusahaan dalam mendukung transisi energi dan pengurangan emisi karbon.

    PT Timah mengakselerasi langkah-langkah transisi energi di seluruh lini operasionalnya. Komitmen ini sejalan dengan visi global untuk mengurangi emisi karbon dan mempercepat penggunaan sumber energi terbarukan.

    Langkah hijau yang dilakukan PT Timah dalam melakukan transisi energi mulai dari eksplorasi, penambangan, pengolahan, hingga peleburan dan juga areal perkantoran perusahaan.

    Inisiatif yang dilakukan seperti; Selektif Mining, Efisiensi Energi, Subtitusi Bahan Bakar Fossil ke EBT, PLNisasi di Site Mentok, Solar Photo Voltaic, dan penggantian Lampu TL menjadi LED.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Departement Head Corporate Commnunication PT Timah, Anggi Siahaan mengatakan, inisiatif pengurangan konsumsi energi yang dilakukan perusahaan telah berdampak positif terhadap penurunan pemakaian energi.

    “Berdasarkan hasil evaluasi inisiatif –inisiatif yang dilakukan menujukkan penurunan konsumsi energi. Pada Tahun 2024, perusahaan berhasil mengurangi konsumsi energi dari semua sektor usaha sebesar 418.645,6 GJ atau 22,69% dibandingkan konsumsi energi pada tahun 2023,” kata Anggi.

    Anggi menjelaskan perusahaan menerapkan selectif mining yakni menggunakan peralatan energi yang lebih efisien dan optimalisasi penggunaan mesin saat beroperasi.

    Dari sisi transisi energi, perusahaan melakukan rekondisi engine dengan melakukan Over Houl Main Engine pada Peralatan Produksi sektor eksplorasi, penambangan, hingga proses pengolahan dan peleburan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Perusahaan juga melakukan substitusi bahan bakar Fossil ke EBT dengan pengadaan bertahap Kendaraan Operasional Hybrid, Implementasi biodiesel B35 serta mulai beralih ke Biodiesel B40 sejak Februari 2025, dan pengadaan Forklift berbasis listrik.

    Inisiatif lainnya yang dilakukan PT Timah untuk mengurangi konsumsi energi yakni dengan PLNisasi Switching Daya PLTD ke PLN pada sektor Pengolahan dan Peleburan Site Mentok.

    Selain itu, perusahaan juga melakukan Solar Photo Voltaic dengan Pemasangan solar panel on grid di Area Reklamasi AirJangkang Pulau Bangka dan Area Reklamasi Air Selinsing Pulau Belitungmasing-masing sebesar 10 kWP.

    Tak hanya itu, PT Timah juga melakukan penggantian Lampu TL menjadi LED, mengganti lampu yang memiliki daya besar dengan daya yang lebih kecil dengan tingkat pencahayaan yang sama.

    “Inisatif PT Timah untuk mengurangi konsumsi energi bukan hanya berdampak pada efisiensi operasional, tetapi juga mengubah pola pikir dan cara kerja. Ini adalah perjalanan kolektif Perusahaan untuk memastikan keberlanjutan bisnis dan lingkungan,” ujarnya.

    Insiatif pengelolaan energi yang dilakukan PT Timah tidak hanya menjadi bagian dari upaya mendukung target nasional Net Zero Emission, tetapi juga kontribusi nyata dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan wujud tanggung jawab perusahaan terhadap masa depan lingkungan dan generasi mendatang. (*)

    Sumber: PT Timah

    Mungkin Suka Ini juga:
    Laba TINS Tembus Rp1,31 Triliun

    Laba TINS Tembus Rp1,31 Triliun

    Investor Diajak Intip Langsung Proses Bisnis PT Timah

    Investor Diajak Intip Langsung Proses Bisnis PT Timah

    Ini Langkah PT Timah Jaga Lingkungan

    Ini Langkah PT Timah Jaga Lingkungan

    Perjalanan Eka Widiastuti di TSL Ausmelt PT Timah

    Perjalanan Eka Widiastuti di TSL Ausmelt PT Timah

    Kisah Mahendra Tingkatkan Produktivitas Hasil Ternak Ikan Berkat Dukungan PT Timah

    Kisah Mahendra Tingkatkan Produktivitas Hasil Ternak Ikan Berkat Dukungan PT Timah

    PT TKPP Luncurkan Cluster Nawasena, Hunian Modern Eco Living dengan Harga Rp600 Jutaan

    PT TKPP Luncurkan Cluster Nawasena, Hunian Modern Eco Living dengan Harga Rp600 Jutaan