
Desa yang satu ini sering dilalui para pendaki yang hendak menuju Mahameru, karena jaraknya lebih dekat dibandingkan dengan jalur lainnya. Yakni sekitar 20 km menuju puncak.
Ranu Pani merupakan sebuah danau yang pada awalnya memiliki luas sekitar 1 hektar lebih, namun saat ini luasnya hanya tinggal 0,75 ha yang diakibatkan oleh laju sedimentasi.
Ketika menginjakkan kaki di Ranu Pani, udara yang menusuk tulang langsung menyambut kedatanganmu. Namun hal tersebut tak menyurutkan niatmu untuk berada lebih dekat dengan Ranu Pani.
Bahkan pada suatu hari danau yang indah ini membeku diakibatkan oleh cuaca ektrim yang melanda di Indonesia. Dengan suhu terendah bisa mencapai -4 derajat celcius.
Fenomena alam tersebut teradi pada Bulan Juli hingga Agustus tahun 2019 lalu, kejadian tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang ingin menyaksikan hal yang jarang terjadi di wilayah tropis seperti di Indonesia.
Untuk menikmati keindahan alam ternyata tak perlu jauh-jauh menuju Mahameru, di lereng Gunung Semeru pun sudah menyimpan keindahan alam yang sangat menakjubkan.
Di sekitar Ranu Pani kamu pun dapat mendirikan tenda dan bermalam bersama indahnya danau, dan hanya ditemani oleh nyanyian alam sepanjang malam.
Tersedia juga tempat untuk menyewa peralatan camping jika kamu tidak membawanya. Untuk kamu yang hendak camping harus siap dengan kondisi udara yang sangat dingin apalagi di malam dan menjelang pagi.