
“Kalau kita tidak berani mencoba, kita tidak akan tahu sejauh mana kemampuan kita. Dan di industri seperti ini, tidak ada yang bisa bekerja sendiri,” pesannya.
Division Head Processing and Refinery, Sofian Simangunsong, menilai Eka sebagai sosok engineer muda yang memiliki kompetensi kuat dan dedikasi tinggi dalam mendukung operasional TSL Ausmelt.
Menurutnya, Eka merupakan salah satu engineer yang terlibat sejak tahap awal proyek hingga operasional penuh, menunjukkan komitmen yang tidak banyak dimiliki oleh generasi seangkatannya.
“Eka terlibat dari fase proyek, commissioning hingga operasi. Ini menunjukkan kemampuan adaptasi terhadap teknologi yang kompleks sekaligus pemahaman yang kuat terhadap parameter operasional,” ujar Sofian yang merupakan atasan Eka.
Ia juga menilai latar belakang pendidikan Eka yang linear di bidang metalurgi menjadi keunggulan dalam menguasai teknologi Ausmelt yang modern dan menantang.
“Secara keilmuan sangat kuat, dan itu terlihat dari cara kerjanya yang sistematis, teliti, serta mampu mengoordinasikan lintas fungsi, baik dengan operator, tim engineering maupun maintenance,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sofian menyebutkan bahwa Eka tidak hanya mampu bertahan di lingkungan kerja yang didominasi laki-laki, tetapi juga mampu menunjukkan kinerja yang unggul.
“Dia bisa menempatkan diri dengan baik, profesional, percaya diri, dan fokus pada pekerjaan. Bahkan bisa dibilang tidak hanya mengikuti, tapi juga unggul,” katanya.
Selain itu, Eka juga dinilai memiliki loyalitas tinggi terhadap perusahaan, termasuk kesediaannya ditempatkan di lokasi kerja tanpa banyak keluhan serta konsistensinya dalam mendukung operasional. (*)
Sumber: PT Timah Tbk