
CH mengaku sempat berteriak berkali-kali di depan rumahnya, namun tidak ada yang mendengar. Karena itu ia langsung menelpon saudaranya untuk datang.
“Saat itu tidak ada satupun yang datang jadi saya telpon sepupu dan enam menit kemudian baru datang tapi malingnya sudah tidak terlihat lagi,” tambahnya.
Dari kejadian itu, ia mengaku kehilangan uang Rp 1,6 juta yang disimpan untuk berlibur bersama keluarganya.
Ia juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian agar bisa mengungkap kasus itu dan agar tidak menimpa ke warga lainnya.(red)