
BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Sedih seorang penyelam Tambang Inkonvensional ( TI ) tewas saat melakukan aktivitas di perairan laut Matras, Kelurahan Matras. Diketahui korban bernama Baron ( 40 ) warga Lingkungan Nangnung Tengah, Kelurahan Sungailiat. Diduga korban tewas lantaran terkena Profeler salah satu Kapal Isap Produksi ( KIP ).
Menyikapi insiden tersebut, Ketua Asosiasi Tambang Rakyat Daerah ( ASTRADA ) Kabupaten Bangka Ratno Daeng Mappiwali mengatakan siapa bertanggung jawab atas peristiwa itu ?, Kamis ( 21/7/2022) malam’.
“Siapa bertanggung jawab atas insiden tersebut? Setahu saya penambang menggunakan alat selam di matras masuk DU. 1555. Mereka telah di akomodir program pengamanan aset dari PT timah sebagai pemilik IUP. Serta telah menunjuk salah satu CV jadi mitra melakukan pengangkut biji timah dari penambang rakyat. pertanyaan apakah CV tersebut bertanggung jawab atas insiden tersebut,” kata Ratno