
“Kalau kami sebagai warga Matras tidak bisa bekerja setelah penertiban ini, nanti siapa pun tidak boleh bekerja. Kami siap mengawasi dan kami siap datangi PT. Timah untuk tidak mengeluarkan SPK baik untuk PIP atau lainnya,” tukasnya.
Dirinya ( RN – red ) mengatakan kalau tidak bisa bekerja, sama – Sama tidak bisa bekerja.
“Kami menghormati tindakan pihak APH, kami siap tidak bekerja dan jangan ada yang bekerja, sama – sama tidak bekerja. Kedepan siapa pun mau masuk kami akan menolaknya,” tegasnya.