Penambang di Merbuk Ancam Algafry dan Beri “Jatah” ke Polda Babel

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Para penambang di Merbuk, Kenari dan Punguk mengancam tidak akan memilih Algafry Rahman dalam Pilkada 2024 nanti.

    Koordinator tambang, S mengaku pihaknya akan blacklist nama Algafry dalam pilkada jika berani membubarkan tambangnya.

    “Kalau kami di razia, kami gak akan lagi memilih bang Ayi sebagai Bupati di 2024 kelak. Ekonomi lagi susah, jadi jangan sentuh kami. Bisa-bisa kami demo nanti,” ucapnya.

    S yang merupakan anak buah dibawah RK, MW dan CP mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Polda Bangka Belitung yang sudah datang ke lokasi Kamis kemarin untuk berkoordinasi agar lepas dari razia dan Operasi Peti.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Pak RK sudah atur semua. Sama Polda kamis kemaren. Masak pak bupati berani razia kita, ” tegasnya.

    Ia juga mengatakan, timah selalu dijual pada sore hari yang dikoordinir oleh RK langsung setiap pukul 16.30 WIB. Bahkan, di sana juga sering terjadi transaksi ilegal lainnya seperti minta jatah.

    “Terus juga kalau ada yang minta bantuan berobat, ada yang minta sekolah, karpet dan banyak lah. Makannya tambanh ini jalan, ekonomi juga jalan, ” ungkap S.

    Hingga kini belum ada tindakan dari pihak aparat penegak hukum meskipun sudah dilaporkan ke pihak kepolisian oleh warga setempat.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Disclaimer: Berita ini sudah dikoreksi dengan judul:

    Penambang Minta Bupati Tak Sterilkan Tambang Merbuk

    Mungkin Suka Ini juga:
    Sembilan Nelayan KM Kharisma Selamat Setelah Terapung Berjam-jam di Perairan Rebo

    Sembilan Nelayan KM Kharisma Selamat Setelah Terapung Berjam-jam di Perairan Rebo

    Selingkuh, Istri Lapokan Oknum Anggota Polsek Lubuk Besar ke Polda Babel

    Selingkuh, Istri Lapokan Oknum Anggota Polsek Lubuk Besar ke Polda Babel

    Penambang Timah 18 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolong Tambang Belitung

    Penambang Timah 18 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolong Tambang Belitung

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air