
Meskipun begitu, ia mengatakan untuk tahun ini Pemkot Pangkalpinang tidak menyiapkan anggaran khusus untuk perjalanan dinas keluar negeri tersebut.
“Saya kira hampir semua dinas tidak ada penyiapan dana ini di tahun 2025 karena memang efisiensi. Sesuai aturannya 50 persen dari yang ditetapkan kemarin harus dilakukan pemangkasan,” tegas Agus.
Ia mengatakan anggaran ini diperlukan untuk pilkada ulang terlebih lagi adanya target yang tidak tercapai.