Pemkot Pangkalpinang Gunakan Data BPS Sebagai Rujukan Kebijakan

    INTRIK.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang akan menggunakan data BPS sebagai rujukan dalam menyusun arah kebijakannya.

    Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Juhaini usai menghadiri rilis resmi BPS mengatakan data resmi BPS tersebut menjadi acuan ataupun pijakan dalam menentukan arah kebijakan pembangunan di Kota Pangkalpinang.

    “Kebetulan saat ini kami sedang melakukan perubahan RKPD dan KKPD, karena banyaknya program dukungan terhadap kebijakan presiden terpilih. Termasuk rasionalisasi pendapatan daerah yang perlu disesuaikan dengan potensi dan arahan kebijakan nasional,” ujar Juhaini.

    Ia juga menegaskan pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen untuk menyinergikan seluruh data tersebut dalam upaya menjaga stabilitas harga dan mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Dari data BPS Kota Pangkalpinang, tercatat inflasi tahunan (year-on-year/yoy) sebesar 1,67 persen pada April 2025, dengan inflasi bulanan (month-to-month/mtm) 0,85 persen dan inflasi tahun kalender (year-to-date/ytd) sebesar 1,89 persen. Dibandingkan dua tahun sebelumnya, angka inflasi yoy Pangkalpinang terpantau lebih rendah dari April 2024 (2,39 persen) dan April 2023 (2,78 persen).

    Ketua BPS Kota Pangkalpinang, Dewi Savitri menjelaskan bahwa inflasi tersebut didorong oleh kenaikan harga pada beberapa kelompok pengeluaran, antara lain perawatan pribadi dan jasa lainnya, rekreasi, olahraga dan budaya hingga perlengkapan dan pemeliharaan rumah tangga.

    “Secara umum, inflasi di Pangkalpinang masih berada dalam level yang relatif aman dan terkendali. Namun kita tetap harus waspada, terutama menghadapi momen besar seperti Iduladha, di mana permintaan masyarakat cenderung meningkat,” jelas Dewi.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Agustu Harap BEKISAH Dilaksanakan Tiap Tiga Bulan

    Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Agustu Harap BEKISAH Dilaksanakan Tiap Tiga Bulan

    PMI Pangkalpinang Butuh 50 Kantong Darah Tiap Hari

    PMI Pangkalpinang Butuh 50 Kantong Darah Tiap Hari

    60 Sekolah di Pangkalpinang dapat Bantuan Pusat

    60 Sekolah di Pangkalpinang dapat Bantuan Pusat

    Tak Ada Motor Sampah jadi Kendala

    Tak Ada Motor Sampah jadi Kendala

    50 Persen Rumah di Pangkalpinang Tak Ada PBB

    50 Persen Rumah di Pangkalpinang Tak Ada PBB

    DWP Kota Pangkalpinang Gelar Halal Bihalal, Mie Go: Bukan Sekedar Organisasi Istri PNS

    DWP Kota Pangkalpinang Gelar Halal Bihalal, Mie Go: Bukan Sekedar Organisasi Istri PNS