Pemkab Beltim Andalkan Lalat Tentara Hitam

    MANGGAR, INTRIK.ID — Kabupaten Belitung Timur mulai menjadikan lalat sebagai binatang peliharaannya. Namun lalat yang dimaksud bukan lalat hijau atau sampah melainkan lalat tentara hitam (Black Soldier Fly/BSF).

    Kepala Project Pengembangan lalat BSF, Muhamad Irsad mengatakan bahwa pembudidayaan lalat tersebut untuk menghasilkan belatung (maggot) yang dipergunakan mengurai sampah organik.

    “Mangot BSF jauh lebih efektif dibandingkan kompos untuk mengurai sampah. Maggot-maggotnya ini nanti untuk pengurai sampah. Ribuan manggot ini dapat menghabiskan kiloan sampah organik dalam 24 jam,” kata Irsad di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Beltim, Kamis (7/1/21).

    Sekarang ini, pihaknya sedang dalam tahap awal untuk mengembangkan dan memperbanyak lalat serta belatung. Setelah berkembang banyak, pengembangbiakan BSF akan dipindahkan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Trafo Mayang.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kalau sudah banyak induk dan belatungnya kita bawa ke TPA. Nanti kita buatkan bak-bak penampungan khusus untuk sampah organik dan maggot BSF itu,” ungkap Irsad.

    Kepala Seksi Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Beltim itu berharap adanya inovasi pelayanan dalam budidaya lalat BSF akan menjadi solusi baru terutama untuk pengelolaan sampah organik dan tambahan penghasilan baru bagi masyarakat.

    “Harapan kita mereka dapat menekan jumlah sampah organic terutama yang ada di TPA. Ke depan juga masyarakat akan ikut mengembangbiakkan untuk memperoleh keuntungan ekonomis,” harap Irsad.

    Ia mengklaim jika pembudidayaan lalat BSF tidak akan menimbulkan masalah baru karena spesies ini diklaimnya sangat ramah lingkungan dan membuat lingkungan jadi lebih baik.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Lalat-lalat ini tidak menyebarkan penyakit. Meraka bertelur pun tidak di sampah, ditaruh di kotoran ayam saja membuat hilang bau kotorannya,” ujar Irsad.(*)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Modus Operandi Penggelapan Pajak Daerah

    Modus Operandi Penggelapan Pajak Daerah

    Resume Diskusi Publik : Menyoroti Nasib Bangka di Tengah Efisiensi Negara

    Resume Diskusi Publik : Menyoroti Nasib Bangka di Tengah Efisiensi Negara

    Polemik Pencemaran Limbah Cair Pengolahan Kelapa Sawit Ke Sungai, Ridwan: DPD HNSI Babel Siapkan Langkah Hukum

    Polemik Pencemaran Limbah Cair Pengolahan Kelapa Sawit Ke Sungai, Ridwan: DPD HNSI Babel Siapkan Langkah Hukum

    Kerja di Luar Negeri Menjanjikan, Tapi Sistem Gajinya Tidak Sesederhana yang Dibayangkan

    Kerja di Luar Negeri Menjanjikan, Tapi Sistem Gajinya Tidak Sesederhana yang Dibayangkan

    Dari Sekadar Donasi ke Dampak Nyata: Transformasi CSR Perusahaan Internasional di Era Modern

    Dari Sekadar Donasi ke Dampak Nyata: Transformasi CSR Perusahaan Internasional di Era Modern

    Kuasa Hukum Frida : Kami akan Sampaikan ke Komisi III DPRRI

    Kuasa Hukum Frida : Kami akan Sampaikan ke Komisi III DPRRI