Pelaku Pembunuhan Diduga Berkerjasama Dengan Orang Lain

    Foto: Ketua LPA Babel, Nurmala Dewi. (Ist)

    INTRIK.ID, BANGKA — Pelaku pembunuhan anak di Bangka Barat beberapa waktu lalu, AC (17) diduga melakukan perbuatan itu bersama dengan rekannya.

    Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Bangka Belitung, Nurmala mengatakan dugaan itu berdasarkan kondisi tubuh korban yang tidak utuh lagi saat ditemukan oleh pihak kepolisian.

    “Bisa jadi dia (pelaku) itu hanya mata-mata. Mungkin ada orang lain juga. Tapi ini baru dugaan, kita lihat nanti hasil pemeriksaan dari pihak terkait,” ungkapnya, Kamis (15/3/2023).

    Selain itu, pihaknya juga mengatakan akan memberikan pendampingan terhadap keluarga korban dan pelaku lantaran keduanya masih berstatus sebagai pelajar.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia juga mengatakan pelaku harus tetap dikenakan dengan undang-undang khusus anak yakni nomor 11 tahun 2012 tentang peradilan anak.

    “Untuk korban harus mendapatkan keadilan seadil-adilnya. Kemudian untuk pelaku ada Undang-undang khusus anak. Kita harus mengacu kesitu (UU), tidak bisa memperlakukan seperti kasus orang dewasa karena melihat masa depannya yang masih panjang sehingga membutuhkan psikolog dan rehabilitasi. Jadi hukumannya setengah dewasa,” jelas Nurmala.

    Ia juga meminta selama menjalani masa hukuman, pelaku tidak satu sel tahanan dengan orang dewasa. Hal demikian guna menjaga agar pelaku tidak menerima informasi-informasi negatif lainnya.

    “Harus dipisahkan dari tahanan orang dewasa, di lembaga khusus anak. Nanti kalau digabung malah bisa merambah ke yang lain, misalnya merambah ke kasus narkoba,” pintanya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Pihaknya mengatakan, pelaku tetap bisa melanjutkan pendidikannya dengan memilih jalur sekolah paket.

    “Kalau sudah begitu tidak mungkin sekolah seperti biasanya, paling nanti diikutkan paket saja. Kita nanti akan coba koordinasi dengan pihak keluarga,” tandasnya.(red)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Hari Keempat Pencarian Kamaludin, Tim SAR Gabungan Perluas Area hingga 14 Km² di Bangka Barat

    Hari Keempat Pencarian Kamaludin, Tim SAR Gabungan Perluas Area hingga 14 Km² di Bangka Barat