Pedagang Klontong Kurau Tolak Masuknya Retail Nasional, Kades Enggan Komentar

    Foto: Perwakilan pedagang klontong Desa Kurau saat melihat berita acara penolakannya. (Ist)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Pedagang klontong di Desa Kurau, Bangka Tengah menolak keras masuknya retail nasional ke Desa Kurau.

    Hal itu dinyatakan Hasbullah, Juru bicara pedagang retail lokal Kurau yang tegas menolak masuknya retail nasional.

    Hasbullah mengatakan, pihaknya sudah melakukan musyawarah bersama masyarakat, kades dan Badan Permusyawaraan Desa (BPD) Kurau dalam menolak retail nasional.

    “Kami sudah musyawarah dan sepakat bahwa menolak tegas retail nasional seperti alfamart dan indomaret masuk ke Kurau,” ucapnya keapada awak media, Jumat (13/2023) di Koba.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Dalam berita acara penolakan retail nasional tersebut telah ditandatangani langsung oleh Ketua BPD Kurau dan Kepala Desa Kurau.

    “Jadi kami juga sudah membuat berita acara penolakan mewakili semua pedagang di Kurau yang ditandatangani oleh Ketua BPD Kurau saudara Kikin dan Kades Kurau Jasila, Kamis (1/12/2022) lalu,” ucapnya.

    Hasbullah mengungkapkan, hadirnya retail nasional akan memberikan dampak negatif terhadap toko klontong atau toko-toko kecil yang ada di Desa Kurau sendiri.

    “Ini bukan cuma masalah toko-toko klontong, tapi dampak negatifnya bisa ke pelaku UMKM yang ada di Desa Kurau pastinya,” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Hasbullah berharap, dengan adanya penolakan ini bisa menutup jalur masuknya retail nasional ke Desa Kurau.

    “Kami mewakili UMKM di Desa Kurau menolak Retail Nasional seperti alfamart dan indomaret di bangun di Kurau. Kami harap tak ada lagi pembahasan tentang masuknya retail Nasional tersebut,” tutup Hasbullah.

    Sementara itu, Jasila Selaku Kades Kurau enggan saat ditanyai bagaimana izin retail nasional tersebut bisa masuk.

    “Ke yang lain saja ya,” elaknya saat ditanyai terkait hal tersebut.

    Hingga kini, intrik.id masuk menghubungi pihak retail guna melakukan konfirmasi terkait penolakan ini.(Erwin)

    Mungkin Suka Ini juga:
    KNPI Minta DPRD hingga Aparat Investigasi Limbah PT Perlang Sawitindo Mas

    KNPI Minta DPRD hingga Aparat Investigasi Limbah PT Perlang Sawitindo Mas

    Ajak Ngopi Wartawan, Kapolres Bangka Tengah Kenalkan Kasat Reskrim dan Kasi Humasnya

    Ajak Ngopi Wartawan, Kapolres Bangka Tengah Kenalkan Kasat Reskrim dan Kasi Humasnya

    DAS Menghitam dan Bau, Warga Minta Transparansi PT MAS Terkait Limbah

    DAS Menghitam dan Bau, Warga Minta Transparansi PT MAS Terkait Limbah

    Pertumbuhan Ekonomi di Bangka Tengah Melesat, Tapi Angka Kemiskinan Capai 13.710 Jiwa

    Pertumbuhan Ekonomi di Bangka Tengah Melesat, Tapi Angka Kemiskinan Capai 13.710 Jiwa

    Algafry: Seluruh Perangkat Daerah Harus Dukung GNSTA

    Algafry: Seluruh Perangkat Daerah Harus Dukung GNSTA

    44 Pegawai di Bangka Tengah Resmi Sandang Status PNS

    44 Pegawai di Bangka Tengah Resmi Sandang Status PNS