Pasca Aksi, PT Timah Fasilitasi Pertemuan Bersama Penambang

    Senada dengan yang disampaikan, Rahman perwakilan penambang dari Bangka Barat bersykur seluruh aspirasi mereka dapat diakomodir oleh PT Timah Tbk. Bagi mereka dengan adanya dialog seperti ini bisa memberikan pemahaman yang lebih mendalam.

    “Apa yang dituntut masyarakat tanggal 6 masalah harga, satgas, IUP Alhamdullillah dipenuhi pihak PT Timah. Meski masih ada kekecewaan sedikit karena PT Timah bisa tetapkan harga hanya 300 ribu. Kalau hitung basahnya nanti paling 150 ribu. Harga ini sudah lumayan, yang diharapkan masyarakat itu agar bisa jual timah di lapangan, kalau kemarin tidak ada pembeli masyarakat susah. Tadi Alhamdullilah sudah ada solusi dari PT Timah bisa langsung jual ke PT Timah melalui mitra usaha, ini sudah ada kemudahan,” katanya.

    Ia berharap, dengan kenaikan harga timah ini dapat menggerakkan ekonomi masyarakat. Menurutnya, selama harga timah masih stabil dan ada yang menampung timah rakyat

    “Alhamdullillah PT Timah juga tadi menyampaikan mitra usaha atau CV yang bisa bermitra dengan masyarakat, jadi lebih enak dan dipermudah. Mudah-mudahan kedepan harga timah naik lagi, pembangunan di Babel ini jadi meningkat. Masyarakat akan mau ikut aturan kalau harganya sesuai,” ucapnya.

    Senada dengan yang disampaikan Hendra perwakilan penambang dari Kabupaten Bangka mengatakan, persoalan yang menjadi tuntutan mereka telah diakomodir PT Timah Tbk.

    “Pertemuan ini sangat mengembirakan dan membahagiakan kami, karena ada hasil yang baik sudah kita sepakati, penambang bisa bahagia, terima kasih PT Timah yang sudah sepakat terkait harga dan tuntutan sudah diakomodir. Selama ini kalau kami lihat PT Timah agak serem, tapi sekarang dengan begini ternyata ada keterbukaan,” ujarnya.

    Menurutnya, terkait pembelian timah solusi yang paling memungkinkan yakni melalui mitra usaha PT Timah Tbk, karena jika melalui koperasi membutuhkan waktu lagi, sedangkan masyarakat membutuhkan hasil tambang dengan cepat.

    “Terkait koperasi tadi memang tertarik, tapi masyarakat penambang ini kan mau makan hari ini, kalau mau bentuk koperasi terlalu lama, sementara ini kita gunakan yang sudah ada lewat mitra, karena yang diinginkan masyarakat sekarang itu bisa menambang aman, tidak ada razai dan bisa jual timah,” harapnya. (*)

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook