
“Solusi yang kami tawarkan untuk pembelian atau imbal jasa melalui koperasi, sembari mempersiapkan itu, penambang bisa bekerja sama dengan mitra usaha. Kita pada prinsipnya ingin masyarakat penambang sejahtera dan kesejaheraan ini bisa dirasakan masyarakat Bangka Belitung,” ucap Restu.
Sementara itu, Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya mengatakan, dialog ini merupakan tindaklanjut kesepakatan PT Timah Tbk dengan masyarakat penambang.
“PT Timah menyepakati terkait harga yakni Rp300 ribu untuk 70 persen SN perkilo. Forum ini menjadi kesempatan untuk membahas teknis karena masyarakat ingin tidak banyak tangan dalam penjualan sehingga potongan tidak terlalu besar. PT Timah berdasarkan Kepmen tidak bisa membeli langsung ke penambang harus lewat mitra. Tadi juga dibahas solusi dengan skema koperasi,” katanya.
Didit menyampaikan, pembahasan ini hanya difokuskan pada IUP PT Timah Tbk, sedangkan yang diluar IUP PT Timah Tbk akan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.
“Dalam pembahasan tadi kita hanya bicara wewenang PT Timah, kita tidak akan membahas IUP di luar PT Timah. Semoga nanti semua berjalan jangan baik, aspirasi sudah diterima dan tolong jangan ada aksi lagi. Ini luar biasa, belum ada sejarahnya seorang direktur PT Timah mengajak penambang untuk merumuskan harga dan ini akan dilakukan berkelanjutan,” katanya.
Dalam dialog yang berlangsung konstruktif ini, perwakilan masyarakat penambang dari Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan dan Kabupaten Bangka menyampaikan sejumlah masukan dan berdiskusi bersama tentang aspirasi masyarakat.
Salah satu perwakilan penambang dari Bangka Selatan, Saman bersyukur dengan pertemuan ini karena menurutnya mereka bisa mengetahui lebih jelas tentang kepastian harga timah sesuai tuntutan mereka. Meski harga sudah disepakati naik, dirinya berharap harga dari PT Timah Tbk kedepannya bisa menaikan kembali harga timah agar penambang bisa lebih sejahtera.
“Harapan kami harga bisa sampai 200 ribu di penambang, tapi Alhamdullilah kami bahagia dan bersykurlah dari sebelumnya sudah ada kenaiakan harga timah, di tingkat penambang tadi sekitar 150 hingga 160 ribu kalau sebelumya cuma 100 ribu. Kami berharap nanti harganya bisa nambah lagi, semoga ini bisa berjalan dan kita bisa kerja dengan aman, terjaga. Kalau harga naik kita enak mau belanja, untuk sekolah anak,” katanya.