Nelayan Sulit Dapat BBM, Ari Yanuar: SPBU Dapat Fee

    Foto: Forkopimda bersama nelayan saat berdiskusi bersama di ruang rapat Bangka Tengah. (Erwin/intrik)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Masalah kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi polemik dimasyarakat. Akibat hal tersebut, Forkompimda Bangka Tengah menggelar Focus Grup Discussion (FGD) membahas ini.

    Dalam sesi tanya jawab antar nelayan dan Forkompimda, Memet (42) mewakili nelayan Arung Dalam-Koba mengungkapkan, gara-gara kenaikan BBM, pihaknya tak dapat lagi beli BBM jenis pertalite di SPBU untuk melaut lantaran pihaknya harus membeli memakai jerigen.

    “Sebelum naik kita masih dikasih beli BBM pakai jerigen. Sekarang gak lagi. Padahal kita sebagai nelayan beli untuk melaut,” ungkapnya, Rabu (7/9/2022).

    Ia juga mengatakan, nelayan yang tidak dapat BBM tersebut kalah dengan motor tangki modif. Bahkan sudah antri berjam-jam tidak mendapat jatah sama sekali.

    “Gimana nelayan kita mau gerak, kita saja kalah sama pengerit jatahnya. Nelayan gak dapat, motor yang dimodif tangkinya dikasih. Kan kita kalah,” ucap Memet.

    Pages: 1 2 3 4
    Baca Ini juga:
    Jago Desain Belum Tentu Jadi Pengusaha, Firmansyah Bekali Peserta PKW dengan Mindset Bisnis

    Jago Desain Belum Tentu Jadi Pengusaha, Firmansyah Bekali Peserta PKW dengan Mindset Bisnis

    Koba Darurat Asap, Armada Damkar Terbatas: Algafry Pastikan Tak Ada Penambahan

    Koba Darurat Asap, Armada Damkar Terbatas: Algafry Pastikan Tak Ada Penambahan

    Warga Bateng Tolak Sensus karena Desil Naik, BPS: Itu Bukan dari Kami

    Warga Bateng Tolak Sensus karena Desil Naik, BPS: Itu Bukan dari Kami

    Warga Sudah Isi Data, Desil Tak Berubah: Pemkab Bateng Diminta Turun ke Lapangan

    Warga Sudah Isi Data, Desil Tak Berubah: Pemkab Bateng Diminta Turun ke Lapangan

      Ikuti kami di Facebook