Mengenal 5 Jenis Baterai Handphone, Lithium-ion Hingga Nickel Hydride

    Tidak hanya itu, konsumsi daya antara smartphone dan ponsel seluler juga berbeda. Selain itu, cara penggunaan keduanya juga memiliki perbedaan. Umumnya, ponsel seluler konvensional menggunakan baterai yang dapat dilepas (removable), sementara kebanyakan smartphone menggunakan baterai yang tidak dapat dilepas atau ditanam di dalam perangkat.

    Dengan demikian, meskipun keduanya menggunakan baterai sebagai sumber daya, perbedaan mendasar dalam fitur, fungsi, dan pola penggunaan menjadikan smartphone dan ponsel seluler memiliki karakteristik yang berbeda.

    1. Lithium-ion

    Untuk jenis baterai handphone yang pertama ada Lithium Ion. Baterai jenis ini banyak orangpilih untuk digunakan pada smartphone karena ringan dan memiliki masa pakai yang baik.

    Selain itu, baterai ini juga memiliki kepadatan energi yang tinggi, cocok untuk berbagai perangkat. Kelebihan dari baterai Lithium Ion adalah kemampuannya bertahan selama berbulan-bulan pada sebagian dayanya.

    Namun, penggunaan baterai jenis ini cenderung membuat perangkat menjadi panas karena baterai terbuat dari material yang mudah terbakar dan berpotensi meledak.

    2. Li-Po (Lithium Ion Poly)

    Berikutnya, kita mengenal Lithium Ion Poly sebagai salah satu varian baterai yang banyak digunakan dalam handphone berkualitas. Jenis ini mirip dengan baterai Lithium Ion, namun Lithium Ion Poly memiliki fleksibilitas yang lebih tinggi.

    Bahkan, baterai ini dapat kita gunakan pada perangkat yang lebih kecil. Keistimewaan dari Lithium Ion Poly adalah memiliki kepadatan energi yang lebih tinggi dan bobot yang lebih ringan.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook