Mengenal 5 Jenis Baterai Handphone, Lithium-ion Hingga Nickel Hydride

    Selain itu, masa pakainya juga lebih baik daripada baterai lain, mencapai sekitar 40%. Beberapa vendor terkemuka di Indonesia sudah menggunakan baterai canggih ini. Terbuat dari bahan utama plastik, sehingga dapat kita aplikasikan pada berbagai jenis smartphone. Harga dari Lithium Ion Poly lebih tinggi daripada Lithium Ion.

    3. Iron Phosphate

    Jenis baterai handphone lainnya adalah Lithium Iron Phosphate. Biasanya, perangkat premium yang menggunakan baterai ini. Baterai Li-fe sebenarnya merupakan generasi dari lithium ion, tetapi menggunakan Iron phosphate sebagai bahan. Sebelumnya, jenis ini menggunakan oksida kobalt.

    Meskipun harganya lebih mahal, baterai Lithium Iron Phosphate memiliki banyak keunggulan. Salah satunya adalah risiko meledak yang lebih rendah dan kemampuan untuk diisi ulang dalam waktu yang sesuai. Beberapa perangkat yang telah menggunakan jenis baterai ini antara lain laptop OLPC XO dan mobil hybrid.

    4. Nickel Cadmium

    Jenis baterai handphone lainnya adalah Nickel Cadmium. Baterai ini memiliki ciri-ciri berukuran besar dan berat. Pada masa lampau, baterai ini umumnya digunakan pada ponsel jadul. Namun, saat ini penggunaan baterai ini telah jarang terjadi. Hal ini karena bentuknya yang tidak mendukung desain smartphone modern yang cenderung memiliki bodi ramping dan ringkas.

    Baterai Nickel Cadmium memiliki masa pakai yang terbatas, hanya bertahan sekitar 3 bulan saja. Setelah periode tersebut, baterai kehilangan daya meskipun tidak Anda gunakan. Oleh karena itu, meskipun tidak Anda pakai, kapasitas dayanya akan terus berkurang setelah 3 bulan.

    5. NiMh atau Nickel Hydride

    NiMH merupakan pengembangan dari jenis NiCD atau Nickel Cadmium. Meskipun memiliki ukuran yang sama, baterai NiMH memiliki daya yang lebih besar sekitar 40% daripada Nickel Cadmium. Meski demikian, jika kita bandingkan, NiCD masih lebih unggul meskipun ukurannya lebih besar dan bobotnya lebih berat.

    Keistimewaan dari jenis baterai handphone ini adalah terbuat dari bahan yang ramah lingkungan serta tidak beracun. Namun, salah satu alasan utama mengapa penggunaan baterai ini mulai orang tinggalkan adalah karena potensi meledak pada kondisi tertentu. Selain itu, tegangan baterai NiMH cenderung turun setelah beberapa kali pengisian daya.

    Saat ini, baterai lithium ion memang menjadi pilihan utama karena kualitasnya yang sangat baik dan tinggi peminat secara luas. Jenis baterai handphone ini sesuai dengan model smartphone zaman sekarang. Penting untuk Anda ingat bahwa apapun jenis baterai yang Anda gunakan, perawatan yang baik sangat perlu.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook