
Dukungan dari orang tua semakin memantapkan langkahnya. Ia bahkan menyatakan kesiapan untuk tinggal di asrama jika dinyatakan lolos. Keyla berharap dapat mengembangkan potensi diri sekaligus meraih cita-citanya menjadi seorang dokter.
“Sudah siap, dan orang tua juga mendukung. Kalau pun belum berhasil, saya tetap akan semangat dan tidak putus asa,” tambahnya.
Ia menceritakan, motivasi utamanya ini untuk mengikuti program seleksi ini karena bisa mendukung dirinya untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan dirinya bisa mengembangkan potensi dengan optimal.
Selain Keyla, tim seleksi juga mengunjungi Tiara, siswi SMP Negeri 6 Sungai Selan, Bangka Tengah. Meski hidup di tengah keterbatasan, semangat Tiara tak pernah padam untuk belajar.
Orang Tua Tiara, Jumaidah mengatakan dirinya sangat mendukung buah hatinya untuk bisa mengikuti seleksi Program Pemali Boarding School PT Timah. Apalagi di tengah keterbatasan ekonomi mereka yang hanya pas-pasan.