
“Beginilah kondisi keluarganya Tiara, ayahnya jadi pengumpul barang rongsokan dan saya hanya ibu tumah tangga. Saya mendukung anak saya ikut tes dan Kesempatan seperti ini sangat baik untuk anak kami, apalagi dengan sistem asrama yang bisa membentuk kemandirian,” ujarnya.
Ia juga mengaku sempat khawatir soal biaya, namun setelah mengetahui seluruh proses ditanggung oleh PT Timah, keluarga semakin yakin untuk mendukung Tiara mengikuti seleksi.
Melalui verifikasi lapangan ini, PT Timah memastikan bahwa program beasiswa tepat sasaran dan dapat menjangkau pelajar yang memiliki potensi sekaligus membutuhkan dukungan pendidikan. (*)
Sumber: PT Timah Tbk