
“Saya sudah jauh-jauh datang dari Belinyu, berharap bisa ngambil dokumentasi tapi ternyata dibatasi,” ungkapnya.
Pria yang biasa disapa Edho itu juga mengatakan bahwa foto ataupun dokumentasi dari orang lain tidak akan sama dengan hasil foto sendiri untuk keperluan dalam pemberitaan.
“Jika foto atau video dari pihak pemerintah tentu hasilnya beda karena bukan hasil sendiri. Jika dari sumber yang sama maka nanti foto setiap media juga akan sama. Yaa Allah, semoga saya bisa jadi wartawan yang bisa meliput Pak Presiden,” tegasnya.(int)