Scroll untuk baca artikel
Sosial

Lindungi Satwa di Bangka Belitung, PT Timah Gandeng Alobi

324
×

Lindungi Satwa di Bangka Belitung, PT Timah Gandeng Alobi

Sebarkan artikel ini
654868b89deb0

INTRIK.ID, BABEL — Gandeng Yayasan Alobi, PT Timah berupaya melindungi pelestarian dan rehabilitasi satwa langka di Bangka Belitung.

Bukan hanya itu, PT Timah juga membentuk Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) ALOBI yang terletak di Kampoeng Reklamasi Air Jangkang, Desa Riding Panjang, Kabupaten Bangka.

PPS ALOBI Air Jangkang dibangun di lahan bekas tambang yang sudah direklamasi PT Timah Tbk. Ada puluhan kandang rehabilitasi yang dibangun untuk merahabilitasi satwa yang merupakan hasil sitaan negara, hasil penegakan hukum, hasil serahan masyarakat dan satwa yang berkonflik dengan manusia.

Ada ratusan satwa yang sudah direhabilitasi di PPS Alobi Air Jangkang, satwa-satwa direhabilitasi seperti burung, buaya, rusa sambar, kijang, siamang, binturong, owa jawa, beruang, dan berbagai jenis lainnya.

Di lahan bekas tambang ini, PT Timah Tbk bersama Yayasan Alobi berupaya untuk mengembalikan insting liar para satwa sehingga nantinya bisa kembali dilepasliarkan ke habitat aslinya.

PT Timah Tbk juga menanam berbagai pohon untuk mendukung ekosistem lingkungan di kawasan PPS Alobi Air Jangkang sehingga bisa mempercepat proses pengembalian insting liar.

Selain di PPS Alobi Air Jangkang, PT Timah Tbk juga menjaga kelestarian satwa di lingkungan yang dilaksanakan di Mini Zoo Kundur Park. Di kawasan ini ada banyak satwa dirawat seperti iguana, burung merak, kelinci dan rusa tutul.

Di Pulau Belitung, PT Timah Tbk juga melakukan penangkaran rusa sambar di Tambang Besar Primer Batu Besi. Penangkaran rusa sambar ini juga terbilang berhasil pasalnya setiap tahun jumlah populasinya terus bertambah.

Manajer PPS Alobi, Endi R Yusuf menceritakan, Rehabilitasi satwa yang dilakukan di PPS Alobi ini merupakan upaya mengembalikan insting liar para satwa, sekaligus kesiapan fisik dan lingkungannya. Sehingga saat dilepasliarkan nanti, para satwa bisa bertahan hidup dan berperan membangun ekosistem sebagaimana mestinya.

Satwa-satwa yang telah direhabilitasi ini nantinya akan dilepasliarkan ke habitatnya.

“Kita harus bergerak bersama dalam melindung satwa liar, apalagi satwa berperan untuk mendukung ekosistem lingkungan dan rantai makanan,” kata Endi belum lama ini.

PT Timah Tbk kata dia sudah menunjukkan komitmennya untuk mendukung pelestarian satwa yang dilindungi.

Ia berharap, masyarakat juga dapat ikut menjaga dan melindungi satwa dengan tidak melakukan perburuan liar dan tidak merusak ekosistem satwa.

“PT Timah sangat komitmen dalam melakukan dan mendukung keanekaragaman hayati, salah satunya dengan perlindungan satwa melalui PPS Alobi di Air Jangkang. Kita berharap ini akan terus berlanjut. Mari kita bersama menjaga dan melindungi satwa,” tandasnya. (*)

Home
Hot
Redaksi
Cari
Ke Atas