Lagi, Kapolres Bangka Tengah Ingatkan Penambang di Merbuk Angkat Kaki

    Foto: Kapolres Bangka Tengah, AKBP Aditya.

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Penertiban tambang di kolong Merbuk dan sekitarnya merupakan yang ketiga kalinya dilakukan oleh tim gabungan, Sabtu (12/10/2024).

    Namun sayangnya dalam aksi tersebut, tidak ada tindakan yang berarti dan seakan hanya formalitas seperti razia sebelum-sebelumnya.

    Padahal Kapolres Bangka Tengah, AKBP Pradana Aditya selalu mengatakan akan menindak tegas para penambang jika masih melakukan aktivitasnya di lokasi tersebut.

    Kali inipun perwira melati dua itu kembali mengatakan hal yang sama. Namun meski pelanggaran sudah didepan mata, dirinya masih belum bertindak tegas.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kita belum ada mengamankan pihak manapun karena masih melakukan penegakan secara humanis. Namun ini sudah ketiga kalinya yang artinya jika masih berjalan akan ditegakan hukum dan saya pastikan itu,” ungkapnya.

    “Kalau masih ada ponton yang masih belum di bongkar maka kami akan bongkar langsung,” lanjutnya.

    Namun dari razia ini, pihanya akan menunggu sampai semua ponton dibongkar oleh penambang hingga malam nanti.

    “Hari ini kami melakukan penertiban ke tiga kalinya dan kami masih melakukan upaya humanis menunggu sampai semua ponton dibongkar habis karena jika dengan cara kami maka pembongkaran akan dilakukan secara praktis saja. Dan kita akan tunggu sampai malam ini, ” tegasnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    AKBP Aditya mengingatkan agar tidak ada pihak yang melakukan provokasi untuk melakukan kembali aktivitas tambang karena kawasan tersebut belum memiliki izin.

    “Untuk pihak tidak berkepentingan harap jangan melakukan provokasi. Kami ingin wilayah ini status quo atau steril dari aktivitas apapun,” tegasnya.

    Pihaknya menghimbau, agar masyarakat tidak melakukan penambangan ilegal dimanapun karena penegakan akan terus dilakukan.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Hari Keempat Pencarian Kamaludin, Tim SAR Gabungan Perluas Area hingga 14 Km² di Bangka Barat

    Hari Keempat Pencarian Kamaludin, Tim SAR Gabungan Perluas Area hingga 14 Km² di Bangka Barat