
Dari konsep ini, keuntungan yang didapatkan dari latar belakang polos adalah Zero Distraction. Sehingga mata penonton tidak punya pilihan lain selain menatap Anda.
Namun, Anda juga perlu hati-hati dengan pencahayaan. Jika Anda menempel terlalu dekat ke tembok polos, akan muncul bayangan hitam yang mengganggu di belakang punggung. Oleh karena itu, berilah jarak minimal 50 sentimeter hingga 1 meter dari tembok agar bayangan jatuh ke lantai dan tidak terlihat di kamera.
Kemudian, penataan latar belakang yang memiliki objek seperti rak buku, tanaman, lampu hias juga bisa memberikan kedalaman dimensi (depth) yang membuat video terlihat lebih mahal daripada tembok datar. Kunci dari setup studio kamar sempit tipe ini adalah separasi atau pemisahan.
Untuk mengaturnya, Anda perlu memperhatikan jaraknya, yakni jangan duduk menempel di kasur atau lemari. Majulah mendekati kamera. Sebab, semakin jauh jarak Anda dengan latar belakang, semakin mudah menciptakan efek blur (bokeh), bahkan dengan kamera ponsel.