Kesulitan Dapat Pupuk Subsidi, Petani Bangka Selatan Sarankan Pakai Fingerprint

    INTRIK.ID, BANGKA SELATAN – Petani Toboali, Bangka Selatan keluhkan kesulitan untuk menggunakan aplikasi yang ditetapkan pemerintah dalam membeli pupuk subsidi.

    Perwakilan Ketua Poktan di Desa Rias, Sunardi mengaku bingung untuk mendapatkan pupuk bersubsidi tanpa harus ribet.

    “Aturan ini bagi kami petani kecil sangat sulit. Kami merasa dipersulit dalam membeli pupuk bersubsidi, bagaimana caranya para petani mendapatkan pupuk bersubsidi dipermudah,” katanya di Desa Rias Kecamatan Toboali, Kamis (8/02/2024).

    Ia mengatakan dalam pengoperasian sistem itu, para petani harus menggunakan tanda tangan yang sama perses saat daftar.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    ” Tanda tangan tidak sesuai di aplikasi, tidak bisa mendapatkan pupuk bersubsidi, bagaimana kalau petani yang sudah tua, apa lagi petani itu lulusan SD, susah untuk tanda tangan di aplikasi, apalagi jaringan lagi lelet,” jelas Sunardi.

    Sunardi meminta agar pemerinta merubah sistem yang mengharuskan tandatangan diganti dengan fingerprint atau sidik jari agar mempermudah petani.

    “Kami sangat berterima kasih telah dibantu dengan pupuk bersubsidi tapi kami berharap tolong dipermudah untuk mendapatkan pupuk bersubsidi bagaimana caranya,” pungkasnya.( Abi )

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Laba TINS Tembus Rp1,31 Triliun

    Laba TINS Tembus Rp1,31 Triliun

    Investor Diajak Intip Langsung Proses Bisnis PT Timah

    Investor Diajak Intip Langsung Proses Bisnis PT Timah

    Ini Langkah PT Timah Jaga Lingkungan

    Ini Langkah PT Timah Jaga Lingkungan

    Perjalanan Eka Widiastuti di TSL Ausmelt PT Timah

    Perjalanan Eka Widiastuti di TSL Ausmelt PT Timah

    Kisah Mahendra Tingkatkan Produktivitas Hasil Ternak Ikan Berkat Dukungan PT Timah

    Kisah Mahendra Tingkatkan Produktivitas Hasil Ternak Ikan Berkat Dukungan PT Timah

    PT TKPP Luncurkan Cluster Nawasena, Hunian Modern Eco Living dengan Harga Rp600 Jutaan

    PT TKPP Luncurkan Cluster Nawasena, Hunian Modern Eco Living dengan Harga Rp600 Jutaan