Kembali, TI Selam di Matras Memakan Korban

    Caption : Puluhan pekerja Tambang Inkonvensional di Perairan Mengkubung saat diberi himbauan.

    INTRIK.ID, BANGKA – Seorang pekerja tambang timah Ponton Isap Produksi (PIP), Elok meninggal dunia saat sedang bekerja di Laut Matras, Sungailiat, Kabupaten Bangka.

    Pria asal Lampung ini tewas tertimbun tanah sekitar pukul 11.00 WIB saat menyelam ke dasar laut pada jumat (25/5/2023) lalu.

    Kepala Lingkungan Matras, Anggi Meisya mengatakan korban ditemukan oleh rekan kerjanya di dasar laut dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

    “Pas lagi nyedot (pasir timah di bawah laut) kepegang sama bagian kaki kiri korban dan terhisap. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal di lokasi kejadian,” kata pria yang akrab disapa Achoy itu.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia mengatakan korban langsung dikirimkan ke pihak keluarga di Provinsi Lampung dan diurus oleh pihak CV tempatnya bekerja.

    “Infonya korban sudah diurus sama CV tempatnya bekerja, tapi keterangan di lapangan kalau hari Jum’at biasanya CV libur,” lanjutnya.

    Hingga kini, pihak PT Timah yang menaungi pertambangan timah masih belum memberikan informasi apapun terkait kecelakaan tersebut. (*)

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Mayat di Tribun Lapangan Bola Namang Masih Berusia 19 Tahun

    Mayat di Tribun Lapangan Bola Namang Masih Berusia 19 Tahun

    Warga Temukan Mayat Laki-laki Tergantung di Tribun Lapangan Bola Namang

    Warga Temukan Mayat Laki-laki Tergantung di Tribun Lapangan Bola Namang

    Seorang Warga Meninggal di Sarang Ikan, Diduga Tertimpa Pipa Tambang

    Seorang Warga Meninggal di Sarang Ikan, Diduga Tertimpa Pipa Tambang

    Dijaga TNI, Komponen Alat Berat Sitaan Satgas PKH Hilang

    Dijaga TNI, Komponen Alat Berat Sitaan Satgas PKH Hilang

    Warga Keluhkan Air PDAM  Tirta Bangka Tengah Keruh dan Tak Mengalir

    Warga Keluhkan Air PDAM Tirta Bangka Tengah Keruh dan Tak Mengalir

    Seorang Nelayan Hilang di Karang Kering Sungailiat

    Seorang Nelayan Hilang di Karang Kering Sungailiat