Kekurangan Komputer saat TKA, Algafry: Ada Siswa Harus Menumpang ke Sekolah Lain

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH– Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman meninjau langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMPN 1 Koba, Senin (6/5/2026).

    Namun bukannya lancar, ia justru menemukan kendala yakni kekurangan komputer saat kegiatan itu berlangsung.

    “Alhamdulillah, hari ini terlaksana TKA yang mana untuk mengukur numerik dan literasi anak-anak SMP kita se-Bangka Tengah yang duduk di Kelas IX atau kelas 3 SMP. Namun ternyata, ada kendala laboratorium komputer yang kurang, sehingga waktu tesnya lebih panjang,” ungkapnya.

    Namun demikian, seluruh proses TKA tetap bisa berjalan dengan baik oleh peserta.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Semua proses berjalan baik, hanya saja kami perlu memfasilitasi daerah terluar seperti di Beriga yang harus ke sekolah lain. Dan mungkin nanti juga SD yang ada di pulau Nangka yang juga difasilitasi di SD lain. Tapi seluruh prosesnya berjalan dengan baik, ” ujarnya.

    Algafry menegaskan, TKA adalah tes yang sangat adil dan tanpa ada intervensi nilai dari pihak manapun atau bisa disebut murni kemampuan siswa itu sendiri. Artinya, jika banyak siswa di suatu SMP yang nilainya tidak sesuai standar, bisa jadi ada pemahaman yang kurang dipahami oleh siswa ataupun gurunya yang salah metode mengajar.

    “Kalau nilai Ulangan Harian ada remedinya bisa di dongkrak guru. Kalau TKA ini murni dari murid dan pemahanan murid selama belajar. Jadi bisa jadinya muridnya main-main atau gurunya salah metode mengajar kalau ada nilai TKA yang kurang memuaskan, ” tegasnya.

    Di tempat yang sama, Indrawadi selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah menjelaskan, seluruh murid SMP yang duduk di kelass 9 serta murid paket B dianjurkan untuk ikut TKA ini walau bukan syarat wajib kelulusan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “TKA ini bisa jadi acuan untuk masuk SMA atau SMK dan bisa juga jadi bahan prestasi akademik untuk sekolah menerima murid. Jadi, walau bukan syarat wajib kelulusan TKA ini dianjurkan diikuti. Namun, kami sudah menghimbau dan mewajibkan di Bangka Tengah jadi semuanya pasti ikut, ” jelasnya.

    Dirinya juga menegaskan, kendala seperti komputer kurang atau tidak adanya lab komputer di sekolah adalah kendala nasional karena testnya serentak seluruh sekolah dan kelas.

    “Kalau tesnya terjadwal pastinya bukan kendala. Cuma lebih panjang waktu ya. Jadi bersyukur di Sekolah-Sekolah Bangka Tengah komputernya ada semua. Hanya ada beberapa sekolah terluar saja yang internetnya kurang stabil sehingga dipindahkan. Bukan gak ada ya. Jadi tidak ada kendala berarti, ” tandasnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    Wisuda ke-37 UBB, Rektor Tantang Lulusan Tak Sekadar Cari Kerja, Tapi Ciptakan Dampak bagi Masyarakat

    Wisuda ke-37 UBB, Rektor Tantang Lulusan Tak Sekadar Cari Kerja, Tapi Ciptakan Dampak bagi Masyarakat

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Tanam Mangrove di Hari Mangrove Sedunia, Siswa MumTas Koba Belajar Menjaga Pesisir

    Tanam Mangrove di Hari Mangrove Sedunia, Siswa MumTas Koba Belajar Menjaga Pesisir

    PT Timah Edukasi Santri Darul Furqan Kenali Bahaya Kebakaran dan Cara Penanganannya

    PT Timah Edukasi Santri Darul Furqan Kenali Bahaya Kebakaran dan Cara Penanganannya

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik