
Kisah mistis pun juga muncul sebagai pelengkap cerita sebuah tempat yang sudah dibangun sejak lama. Berbagai kisah seram dari Waduk Cengklik yang secara turun-temurun diceritakan oleh para kakek nenek dahulu.
Pemandangan langit semburat jingga, dipadukan oleh pantulan air yang mengkilap karena sinar matahari sore menambah nilai estetik senja di Waduk Cengklik.
Tak lupa untuk mengambil beberapa momen indah sunset, foto dengan mode siluet menjadi pilihan yang tepat. Anda juga dapat melihat penampakan Gunung Merapi dan Gunung Merbabu jika cuaca sedang mendukung.
Jika ingin melihat suasana sunset yang tepat, Anda bisa datang pada pukul 5 sore hingga 6 sore. Mengajak pasangan Anda akan menjadikan kenangan indah bersama, melihat matahari yang mulai tenggelam secara perlahan bersama orang terkasih.

Waduk indah ini terletak di dua desa sekaligus, yaitu Desa Ngargorejo dan Desa Sobokerto. Berada di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Kawasan waduk ini dekat dengan Bandara Adi Sumarmo, sehingga penumpang akan terlebih dahulu disuguhkan pemandangan waduk dari atas saat berada didalam pesawat.
Rute yang Anda lewati jika ingin mengunjungi Waduk Cengklik adalah dengan masuk di Jalan Tol Solo-Ngawi. Setelah bertemu flyover Ngemplak Anda mengambil arah barat yang menuju Jalan Raya Waduk Cengklik, jalan ini akan menuntun Anda menuju kawasan waduk.
Setelah kurang lebih 10 menit perjalanan melewati Jalan Raya, Anda akan sampai pada gerbang masuk waduk. Di sisi kanan, terlihat genangan air sekitar 9 debit yang berasal dari sungai-sungai di Kecamatan Ngemplak.

Harga terbaru tiket masuk kawasan Waduk Cengklik Rp 30.000, hari Sabtu dan Minggu masih sama untuk harganya. Bagi Anda yang aktif menggunakan media sosial, ada potongan harga tiket Rp 10.000 untuk setiap orang.