
Baca juga: Ketua PWI Bangka Minta Sudahi Diskriminasi Terhadap Wartawan
Hal yang sama juga diungkapkan oleh wartawan lainnya, Solihin. Ia sengaja tidak mau meliput kegiatan tersebut karena masih teringat dengan pembatasan pengambilan gambar.
“Kalau memang tidak boleh ngambil foto, semuanya juga tidak boleh, jangan ada kesan seperti pilih kasih media. Kenapa harus dua media saja yang boleh ngambil gambar, harus ada alasan yang jelas,” tambahnya.
Penyuntikan sesi kedua tersebut dilakukan di RSUD Depati Bahrin Sungailiat yang melibatkan 11 pejabat daerah mulai dari bupati bangka, wakil bupati bangka, wakapolres bangka, kejari hingga jubir satgas penanggulangan covid-19 bangka.
Namun tak ada satupun wartawan yang mengambil foto saat penyuntikan tersebut. Terlihat hanya pegawai diskominfo dan protokol saja yang mengambil dokumentasi.(int)