Kades Perlang dan Mahasiswa Unmuh Babel Fasilitasi Nelayan Urus PAS Kecil di KSOP Pangkalbalam

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pemerintah Desa Perlang bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung (Babel) memfasilitasi para nelayan Desa Perlang dan Trubus dalam proses pembuatan PAS Kecil.

    Fasilitasi tersebut dilakukan dengan mendampingi para nelayan mendatangi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Pangkalbalam, Pangkalpinang, Rabu (22/7/2026).

    Kepala Desa Perlang, Yani Basaroni, mengatakan pendampingan ini dilakukan untuk membantu para nelayan memenuhi persyaratan administrasi yang diperlukan dalam mendapatkan akses BBM bersubsidi.

    “Hari ini kami bersama adik-adik mahasiswa Unmuh Babel mendatangi KSOP Pangkalbalam di Pangkalpinang. Kedatangan kami untuk memfasilitasi pembuatan PAS Kecil bagi nelayan Desa Perlang dan Trubus,” ujarnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Menurut Yani, selama ini sejumlah nelayan mengalami kendala dalam memperoleh BBM bersubsidi jenis Pertalite. Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan barcode pembelian BBM bersubsidi tersebut adalah kepemilikan dokumen PAS Kecil yang diterbitkan oleh KSOP.

    “Sebelum terbit barcode pengambilan BBM Pertalite, para nelayan wajib memiliki PAS Kecil yang diterbitkan oleh KSOP setempat,” ungkapnya.

    Kedatangan rombongan Pemerintah Desa Perlang, mahasiswa KKN Unmuh Babel, dan para nelayan tersebut mendapat sambutan baik dari jajaran KSOP Pangkalbalam. Berkas persyaratan yang dibawa para nelayan pun langsung diproses.

    “Kami disambut dengan sangat baik. Saat ini dokumen PAS Kecil tersebut masih dalam tahap proses penerbitan,” katanya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Yani menyebutkan, Desa Perlang memiliki sekitar 80 nelayan yang sehari-hari menggantungkan hidup dari aktivitas melaut menggunakan perahu dengan mesin tempel.

    Dalam menjalankan aktivitasnya, para nelayan tersebut masih menggunakan alat tangkap tradisional, seperti pancing, jaring, dan bubu.

    Melalui fasilitasi tersebut, Yani berharap proses penerbitan PAS Kecil dapat segera selesai sehingga para nelayan Desa Perlang dan Trubus dapat memperoleh akses BBM bersubsidi secara lebih mudah sesuai ketentuan yang berlaku.

    “Kami berharap nelayan kita semakin sejahtera di bidangnya. Pemerintah desa selalu siap hadir untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (*)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Dari Berjualan Ikan Keliling, Aikal Kejar Mimpi Lewat Beasiswa PT Timah

    Dari Berjualan Ikan Keliling, Aikal Kejar Mimpi Lewat Beasiswa PT Timah

    202 Calon Mahasiswa Lulus Tes Mandiri UBB, Akuntansi Jadi Prodi Paling Diminati

    202 Calon Mahasiswa Lulus Tes Mandiri UBB, Akuntansi Jadi Prodi Paling Diminati

    PT Timah Bantu Dana Pendidikan Siswa Berprestasi di Karimun

    PT Timah Bantu Dana Pendidikan Siswa Berprestasi di Karimun

    Anak Nelayan hingga Putra Petani Tinggalkan Kampung Demi Beasiswa PT Timah, Kejar Mimpi Raih Masa Depan

    Anak Nelayan hingga Putra Petani Tinggalkan Kampung Demi Beasiswa PT Timah, Kejar Mimpi Raih Masa Depan

    Kasak Kusuk Mencari Kambing Hitam

    Kasak Kusuk Mencari Kambing Hitam

    PT Timah Bantu Rampungkan Panggung Literasi SMPN 2 Pangkalan Baru, Ruang Kreativitas Siswa Segera Terwujud

    PT Timah Bantu Rampungkan Panggung Literasi SMPN 2 Pangkalan Baru, Ruang Kreativitas Siswa Segera Terwujud