Jurnalis Sepintu Sedulang Panen Ubi Jalar

    BANGKA.INTRIK.ID Manfaatkan lahan kosong sekitar pekarangan sekretariat dengan bercocok tanam. Komunitas wartawan tergabung di Jurnalis Sepintu Sedulang ( JSS ) panen ubi jalar ( ipomoea batatas ), Jumat ( 8/1/2021) sore.

    Proses panen menggunakan manual, puluhan kilogram umbi ubi jalar dihasilkan. Selain dibagikan kepada rekan – rekan wartawan dalam komunitas JSS, umbi juga dibagikan kepada tetangga seputar sekretariat.

    Mahfur salah satu wartawan menuturkan, berprofesi sebagai jurnalistik bukan berati tidak bisa mencoba pertanian.

    “Awalnya kita lihat lahan ditumbuhi rerumputan, nah sambil bersih pekarangan kita coba tanam ubi jalar. Alhamdulillah hari ini panen, umbinya buat kebutuhan pangan sendiri,” kata Mahfur.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Selain untuk kebutuhan sendiri, panen yang dihasilkan bisa berbagi kepada sesama.

    “Ada kepuasan tersendiri setelah panen bisa berbagi kepada kawan seperofesi, tetangga sekitar sekretariat dan bisa nikmati hasil yang kita tanam,” pungkasnya.

    Kepuasan bisa panen ubi jalar juga dilontarkan Solihin, salah satu wartawan terhimpun dalam komunitas JSS.

    “Alhamdulillah hari ini kita bisa panen ubi jalar, paling tidak untuk kebutuhan pangan sendiri disamping kita bisa berbagi,” imbuhnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    # Ubi jalar ( Bijur ) Selamat mencoba
    # Jurnalis Sepintu Sedulang ( JSS )

    Mungkin Suka Ini juga:
    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air