
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Jembatan Desa Jelutung, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah hampir putus akibat tergerus aliran air.
Tanggul panahan di bawah jembatan mengalami longsor akibat curah hujan yang tinggi.
Kepala Desa Jelutung, Syahril mengungkapkan bahwa jembatan tersebut penghubung yang sering digunakan masyarakat, baik itu para petani hingga nelayan.
”Jembatan ini satu-satunya jembatan yang bisa dilewati oleh warga kami, khususnya para petani dan para nelayan,” ungkapnya, Senin (5/1/2026).
Ia berharap, jembatan ini segera dilakukan perbaikan, jikalau tidak maka jembatan ini akan putus, dan akan berdampak pada ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Bangka Tengah, Fani Hendra Saputra mengatakan akan segera melakukan perbaikan agar kerusakan tidak bertambah parah dan menyebabkan putusnya akses masyarakat setempat.
”Alhamdulillah, hari ini kami sudah melakukan pengecekan terkait jembatan penghubung yang ada di Desa Jelutung, bersama dengan Balai Wilayah Sungai Babel,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman pun turut prihatin kondisi jembatan tersebut.
”Perlu segera dilakukan dengan penanganan talud pada dinding jembatan tersebut,” ucapnya saat dikonfirmasi.
”Akan segera di perbaiki. Nanti akan saya koordinasikan dengan dinas terkait secepatnya karena menyangkut hajat masyarakat,” lanjutnya.