Harus Adanya Kesetaraan Gender

    Foto: Candra Setiawan.

    Chandra Setiawan
    Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung

    Kesetaraan gender adalah sebuah perlakuan yang didapat oleh seorang laki-laki atau perempuan yang dimana harus seimbang dan setara tanpa adanya diskriminasi salah satu gender. Pada hakikatnya, laki-laki dan perempuan harus mendapatkan hak yang sama.
    Permasalahan gender ini selalu saja terjadi dimanapun, seiring perkembangan zaman permasalahan mengenai kesetaraan gender selalu saja meningkat apalagi di era digitalisasi seperti sekarang ini. Kita sebagai mahasiswa seharusnya tidak hanya menjadi seorang yang melakukan kesetaraan gender tetapi kita juga harus bisa untuk saling mengedukasi agar kesetaraan itu dapat tercapai.
    Sejak dulu selalu saja ada permasalahan mengenai kesetaraan gender. Banyak dari perempuan-perempuan di Indonesia yang mengharapkan kesetaraan gender. Tetapi yang harus saya tegaskan disini kesetaraan gender itu bukan hanya untuk perempuan tetapi laki-laki juga berhak mendapatkan itu. Mengapa tidak? Banyak laki-laki yang menjadi korban dari kesetaraan gender oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Hal ini tentunya harus kita sebarkan kepada khalayak bahwa laki-laki dan perempuan harus mendapatkan kesetaraan yang sama.
    Bagi perempuan selalu ada stigma bahwa perempuan tidak cocok untuk bekerja, tetapi harus bisa memasak, dan mengurus rumah tangga. Hal ini tentunya tidak dapat dibenarkan karena perempuan itu sangat berhak untuk memilih mengenai apa yang akan mereka lakukan selanjutnya. Perempuan juga tidak lagi harus tergantung kepada suaminya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya tetapi sudah memikirkan untuk dapat bekerja dan menghasilkan dan memenuhi kebutuhannya.
    Kesetaraan gender bagi perempuan juga tidak lepas dari banyaknya tingkat kekerasan dan pelecehan kepada perempuan. Mengapa tidak? Berdasarkan data dari Komnas Perempuan dari Januari hingga November 2022 telah terdapar 3.014 kasus kekerasaan terhadap perempuan termasuk 860 kekerasan seksual di ranah publik dan 899 di ranah personal. Dengan data ini dapat dibuktikan menjadi salah satu penyebab mengapa perempuan selalu menuntut keadilan dan kesetaraan yang sudah semestinya didapat.
    Tetapi, kita tidak bisa mengambil kesimpulan bahwa semua laki-laki sama. Laki-laki juga harus mendapatkan kesetaraan gender. Kesetaraan itu tidak hanya untuk perempuan, laki-laki jika memang harus mendapatkan suatu keadilan maka itu harus mendapatkan itu. Sudah sepatutnya kita laki-laki dan perempuan untuk saling melengkapi. Saling menghargai dan menghormati itu menjadi salah satu upaya kita untuk mencapai kesetaraan gender dan mengurangi oknum-oknum pelanggar. Kita sebagai mahasiswa diharapkan tidak hanya sebagai orang yang melaksanakan kesetaraan tetapi kita juga harus sebagai pengedukasi bagi siapapun untuk terus dapat melakukan kesetaraan terhadap gender.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Mungkin Suka Ini juga:
    Ideologisasi Islam: Membentuk Generasi Pelopor Perubahan di Tengah Hegemoni Digital

    Ideologisasi Islam: Membentuk Generasi Pelopor Perubahan di Tengah Hegemoni Digital

    Narkoba Menghancurkan Generasi

    Narkoba Menghancurkan Generasi

    Rapuhnya Ketahanan Keluarga Muslim Akibat Sistem Liberal

    Rapuhnya Ketahanan Keluarga Muslim Akibat Sistem Liberal

    Fakta Kocak tapi Bermakna: Hiu Tak Pernah Tahu Bahwa Unta Itu Ada

    Fakta Kocak tapi Bermakna: Hiu Tak Pernah Tahu Bahwa Unta Itu Ada

    Indonesia Darurat KDRT dan Perceraian

    Indonesia Darurat KDRT dan Perceraian

    Narkoba Kian Menggurita, Generasi Hilang Arah

    Narkoba Kian Menggurita, Generasi Hilang Arah

      Ikuti kami di Facebook