Harga Karet di Bangka Naik

    Foto: Kabid Perkebunan Bangka, Subhan.(int)

    SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Harga karet di kabupaten bangka mengalami kenaikan hingga Rp 2.000 per kilogram. Sebelumnya harga karet basah hanya Rp 5.000 per kilogram, saat ini bisa mencapai Rp 6.500 hingga Rp 7.000 per kilogram.

    Kabid Perkebunan Kabupaten Bangka, Subhan mengatakan harga tersebut masih tergolong rendah untuk para petani karet alam.

    “Memang saat ini mengalami kenaikan tapi untuk karet alam masih masuk kategori rendah, kalau karet unggul mungkin sudah cukup,” ungkapnya, Kamis (28/1/2021).

    Ia mengatakan hasil panen dari karet unggul lebih banyak dibandingkan dengan karet alam.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Karet unggul sehektar bisa mencapai kurang lebih 300 kilogram kalau karet alam paling sekitar 200an kilogram. Karet unggul ini pohonnya seragam, kalau alam hanya bibit cabutan,” terangnya.

    Baca juga: Harga Tandan Buah Sawit Melonjak Naik, Tembus RP 1.900 Perkilogram

    Kenaikan karet ini sendiri dikarenakan kebutuhan dunia yang meningkat dan tergantung dari harga minyak mentah dunia.

    “Harga karet ini sangat tergantung dari kebutuhan dunia selain itu juga minyak mentah. Kalau minyak mentah rendah, maka harga karet juga rendah,” ungkap Subhan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Saat ini di kabupaten bangka hanya ada dua pabrik karet yang mengambil dari para petani yakni di daerah Mendobarat dan Merawang.

    “Pabrik-pabrik ini tidak mengelolah karet jadi tapi baru sebatas slip atau setengah jadi saja,” tegas Subhan.

    Ia juga mengatakan harga tertinggi karet terjadi sekitar tahun 2014 lalu yang mencapai Rp 12 ribu per kilogram.

    “Sejak saat itu harga karet langsung turun drastis dan selalu terjadi naik turun hingga saat ini. Tapi petani kita ini biasanya bukan hanya terpaku sama satu komoditi saja, biasanya juga mereka ada sawit untuk menopang,” jelasnya.(mla)

    Mungkin Suka Ini juga:
    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Pohon Sawit milik Warga Pemali Dibabat, Hilal Ganti Rugi Belum Nampak

    Analisis Kritis Manajemen Biaya dan Keberlanjutan Usaha pada UMKM Bakso & Mie Ayam Mas Blankon Pasca Pandemi.

    Analisis Kritis Manajemen Biaya dan Keberlanjutan Usaha pada UMKM Bakso & Mie Ayam Mas Blankon Pasca Pandemi.

    BKPRMI Bangka Kembali Wisudakan Ribuan Santri dan Santriwati

    BKPRMI Bangka Kembali Wisudakan Ribuan Santri dan Santriwati