
Selain itu display di realme 11 Pro+ juga punya opsi refresh rate antara 60Hz hingga 120Hz yang bisa kita sesuaikan. Untuk tingkat kecerahannya mencapai 950 nits saat berada di luar ruangan.
Selain sektor desain, realme 11 Pro+ juga mengandalkan sektor kameranya. Kita semua tahu bahwa realme memberikan tagar 200MP untuk realme 11 Pro+ ini. Masalahnya, ukuran megapixel bukan jadi jaminan bahwa hasil jepretannya akan bagus. Banyak kok kasus di mana ukuran megapixel-nya gede tapi hasil kameranya cenderung B aja.
Namun kamera di realme 11 Pro+ sukses menghasilkan gambar yang jernih. Perpaduan kamera utama 200MP, 8MP ultrawide, dan 2MP macro yang dipasang di smartphone ini menjalankan fungsinya dengan baik karena bisa menghasilkan jepretan yang cantik.
Terlebih kamera realme 11 Pro+ juga dibekali dengan teknologi 4x SuperZoom dan SuperOIS yang membantu smartphone ini menghasilkan gambar yang jernih.
Secara mengejutkan realme menghadirkan kolaborasi bersama dengan Lonely Planet. Kolaborasi tersebut menghadirkan beberapa filter unik pada street mode di smartphone realme 11 Pro+.
Buat kamu yang penasaran, berikut hasil jepretan filter Lonely Planet di realme 11 Pro+.
Dari dua sektor andalan, kita beralih ke urusan performa smartphone. Dengan dapur pacu Mediatek Dimensity 7050 yang ada pada realme 11 Pro+, urusan kebutuhan sehari-hari tentu tak perlu dikhawatirkan. Terlebih smartphone yang satu ini juga dilengkapi dengan varian RAM paling rendah 8GB yang pastinya akan membantu performa multitasking-nya.
Saat menguji dengan AnTuTu, skor SoC realme 11 Pro+ ini berada di kisaran angka 560ribuan. Sudah cukup bagus untuk ukuran smartphone yang digunakan untuk keperluan sehari-hari, meski memang bukan yang terbaik di kisaran harganya.