Hadapi Ancaman Karhutla, TNI Paparkan Strategi Penanggulangan di Pangkalpinang

    Caption: Prof Saparudin.

    Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Pangkalpinang, Agustu Effendi, mengatakan penanganan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi ancaman kebakaran yang dapat berdampak terhadap lingkungan dan masyarakat.

    “Kami menyambut baik pemaparan dan koordinasi ini. Penanganan Karhutla membutuhkan sinergi dan kesiapsiagaan semua pihak. Pemerintah daerah tentu akan terus berkoordinasi dengan TNI, Polri dan seluruh stakeholder terkait agar potensi kebakaran dapat dicegah dan ditangani secara cepat,” ujar Agustu.

    Menurutnya, langkah pencegahan menjadi bagian penting dalam menghadapi musim kemarau. Masyarakat juga diharapkan turut menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

    “Yang paling penting adalah pencegahan. Kita berharap seluruh unsur dapat meningkatkan kewaspadaan dan masyarakat juga ikut berperan menjaga lingkungan. Dengan koordinasi yang baik, kita harapkan risiko Karhutla dapat diminimalkan,” katanya.

    Sementara itu, pemaparan dari unsur TNI menjadi salah satu upaya untuk menyamakan langkah dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Pangkalpinang.

    Pages: 1 2 3
    Mungkin Suka Ini juga:
    Datang Saat Pasar Ramai, Prof Udin Cek Fasilitas Pasar Pagi: Pedagang dan Pembeli Harus Nyaman

    Datang Saat Pasar Ramai, Prof Udin Cek Fasilitas Pasar Pagi: Pedagang dan Pembeli Harus Nyaman

    Hadapi Krisis Air Bersih di Musim Kemarau, Pemkot Pangkalpinang dan PDAM Bor Titik Air Baru

    Hadapi Krisis Air Bersih di Musim Kemarau, Pemkot Pangkalpinang dan PDAM Bor Titik Air Baru

    BMKG Prediksi Puncak Kemarau Hingga Oktober, Pemkot Pangkalpinang Bentuk Satgas Gabungan

    BMKG Prediksi Puncak Kemarau Hingga Oktober, Pemkot Pangkalpinang Bentuk Satgas Gabungan

      Ikuti kami di Facebook