Gelar Apel Dengan Tim Pendamping Keluarga se-Indonesia, Bangka Tengah Siap Zero Stunting

    Foto: Sugianto dan tim.(Erwin/intrik.id)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melakukan rapat Zoom Meeting Apel Siaga Tim Pendamping Keluarga Bergerak yang dilakukan serentak se-Indonesia oleh BKKBN, Kamis (12/5/2022).

    Rapat Zoom meeting ini dilakukan untuk memberikan arahan kepada pendamping keluarga penggerak untuk menangani masalah stunting yang ada di Indonesia.

    Sekertaris Daerah Bangka Tengah (Setda Bateng), Sugianto mengatakan pihaknya siap untuk memberantas stunting untuk menjadikan Bangka Tengah lebih unggul.

    “Tentunya pemkab Bangka Tengah insyaallah siap memberantas stunting yang ada di Bangka Tengah, mendukung program pemerintah pusat dan pastinya menjadi Bangka Tengah bebas stunting dan lebih unggul,” ungkapnya kepada pihak intrik.id.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia menilai, Bangka Tengah merupakan daerah dengan kasus stunting rendah dibanding dengan kabupaten laen.

    “Bangka Tengah atau Bangka Belitung termasuk daerah yang rendah untuk kasus stunting dibanding daerah lain. Tapi Bangka Tengah akan terus berupaya untuk meniadakan angka stunting,” ucapnya.

    Sugianto juga menambahkan bahwa Pemkab Bateng akan terus mendampingi semua keluarga lewat tim pendamping ini.

    “Kita lakukan komitmen penggerak dan pendampingan keluarga dari sebelum nikah, ibu, anak dan juga setelah menikahnya agar tercipta keluarga tanpa stunting,” harapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Sebelumnya, Dinas Kesehatan mengatakan, kasus Stunting Bangka Belitung mengalami penurunan dari 5,71 persen menjadi 3,21 persen.

    Untuk tim penggerak keluarga Bangka Tengah sendiri telah membentuk 143 tim yang dimana 1 tim terdiri dari 3 orang anggota dan tersebar di seluruh desa/kelurahan.

    Acara dilanjutkan dengan Ikrar dan Pembacaan Komitmen Bersama untuk siap mendukung percepatan penurunan stunting serta doa bersama dan ditutup dengan penyerahan simbolis rekapitulasi keluarga berisiko stunting kepada 2 kepala desa yaitu, kepada Desa Kurau Timur dan Desa Tanjung Gunung pada Kepala Desa.

    Dalam rekapitulasi itu, Desa Kurau Timur berisiko stunting ada 25 Keluarga, sedangkan Tanjung Gunung sebanyak 60 Keluarga.

    Laporan wartawan intrik.id/Erwin

    Mungkin Suka Ini juga:
    Masyarakat Miskin di Bangka Tengah Terus Meningkat Tiap Tahun

    Masyarakat Miskin di Bangka Tengah Terus Meningkat Tiap Tahun

    Anggota DPD RI Lantik Yani Basaroni jadi Ketua PASI Bangka Tengah

    Anggota DPD RI Lantik Yani Basaroni jadi Ketua PASI Bangka Tengah

    Dapat Bantuan Alat Baru, Tangkapan Nelayan Pesisir Dusun Kedimpel Meningkat

    Dapat Bantuan Alat Baru, Tangkapan Nelayan Pesisir Dusun Kedimpel Meningkat

    Datangkan PT Global Indo, Pemkab Bangka Tengah Berencana Bangun Wahana Permainan

    Datangkan PT Global Indo, Pemkab Bangka Tengah Berencana Bangun Wahana Permainan

    Rombongan Pegawai Kecamatan Pangkalan Baru Alami Kecelakaan

    Rombongan Pegawai Kecamatan Pangkalan Baru Alami Kecelakaan

    Desa Kurau Barat: Lahan Itu Milik Hendri Lie

    Desa Kurau Barat: Lahan Itu Milik Hendri Lie

      Ikuti kami di Facebook