Fungsi dan Cara Kerja Fitur Overdrive Mobil Matic, Penting untuk Efisiensi dan Performa

    Baca juga: Mengetahui 3 Perbedaan Oli Transmisi dan Oli Gardan pada Mesin Mobil

    Fungsi Utama Overdrive

    Dari segi fungsi, fitur overdrive hadir dalam bentuk tombol, keberadaanya tepat di sekitar tuas transmisi. Untuk kegunaanya, sangat penting bagi seluruh pengendara mobil matic. Adapun tugas utamanya, membantu pengemudi menyalip dan bergerak di jalan menanjak.

    Fungsi utama fitur ini, memberi batas pada sistem perpindahan gigi. Kemudian, transmisi tidak bekerja dengan seluruh perbandingan gigi yang ada. Misalkan, mobil dengan 4-percepatan, otomatis transmisinya akan terbatas hingga rasio gir ketiga.

    Kehadiran tombol pada fitur, biasanya ditandai dengan simbol O/D. Ketika tombol ini ditekan, otomatis fitur sudah dalam kondisi non-aktif. Sebaliknya, ketika posisi biasa, sama dengan fitur dalam posisi aktif.

    Sebenarnya pemahaman tentang fitur overdrive akan aktif dalam kondisi normal. Hal ini, karena fungsi fitur memang cukup penting. Mengutamakan keselamatan pengendara maupun orang lain, sehingga terbuat dengan default dan selalu dalam kondisi aktif.

    Cara Kerja Overdrive

    Lantas seperti apa cara kerja dari fitur overdrive mobil matic ini? Sebenarnya prinsipnya mudah, ketika fitur dalam kondisi off, otomatis putaran transmisi maksimal sama dengan putaran mesin. Sebaliknya, apabila berada dalam keadaan on, maka putaran transmisi jadi lebih besar dari mesin.

    Namun ketika fitur dalam posisi mati, biasanya konsumsi bahan bakar jadi lebih boros. Sebab, transmisi otomatis menahan transmisi di gigi 3. Alhasil, putaran mesin jauh lebih kuat dengan memperlihatkan raungan suara mesin kencang.

    Ketika dalam posisi mati, otomatis torsi milik mobil jauh lebih besar. Itulah alasan mengapa para pengemudi lebih disarankan menyalakan fitur saat mobil butuh tenaga maupun putaran besar.

    Saat melaju di jalan menanjak dan curam, bukan hanya fitur O/D saja yang aktif. Pemilik mobil juga perlu menurunkan tuas transmisi yang awalnya posisi 2 ke 1. Cara ini menyebabkan torsi jadi lebih besar, sehingga mesin terasa ringan untuk berkendara dan melaju di medan berat.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook