
Intrik.id – Fitur transmisi overdrive mobil matic (OD) Off, merupakan sistem membantu menahan perpindahan gigi ke posisi tertinggi. Berbeda dari mobil manual yang bisa mengatur sendiri posisi gigi pada saat digunakan.
Fitur overdrive mobil matic menjadi salah satu teknologi untuk pembatas transmisi matik. Adanya fitur ini, memungkinkan laju kendaraan jadi lebih responsif, terutama ketika berkendara dan menyalip di jalan raya. Lantas seperti apa detail fungsi dan cara kerjanya? Mari simak penjelasan berikut.
Baca juga: Dashboard Mobil Lengket, Penyebab dan Cara Efektif Mengatasinya
Fitur transmisi overdrive mobil matic (OD) Off, merupakan sistem membantu menahan perpindahan gigi ke posisi tertinggi. Berbeda dari mobil manual yang bisa mengatur sendiri posisi gigi pada saat digunakan.
Pada kendaraan matic, semua sudah tertata oleh sistem sendiri, sehingga pemilik tinggal mengganti posisi gigi ketika mau parkir, mundur, maupun berada di tanjakan curam dan membutuhkan gigi paling rendah supaya suplai tenaga ke roda jadi lebih kuat.
Overdrive otomatis berada pada gigi paling akhir (final gear). Sedangkan untuk fungsinya memberi rasio gigi kecil untuk mobil melaju dengan kecepatan tinggi. Adapun dampak yang ditinggalkan dari overdrive adalah konsumsi bahan bakar lebih efisien. Khususnya ketika melaju di kecepatan tinggi dengan konstan putaran mesin rendah.
Baca juga: Mengetahui 3 Perbedaan Oli Transmisi dan Oli Gardan pada Mesin Mobil
Dari segi fungsi, fitur overdrive hadir dalam bentuk tombol, keberadaanya tepat di sekitar tuas transmisi. Untuk kegunaanya, sangat penting bagi seluruh pengendara mobil matic. Adapun tugas utamanya, membantu pengemudi menyalip dan bergerak di jalan menanjak.
Fungsi utama fitur ini, memberi batas pada sistem perpindahan gigi. Kemudian, transmisi tidak bekerja dengan seluruh perbandingan gigi yang ada. Misalkan, mobil dengan 4-percepatan, otomatis transmisinya akan terbatas hingga rasio gir ketiga.
Kehadiran tombol pada fitur, biasanya ditandai dengan simbol O/D. Ketika tombol ini ditekan, otomatis fitur sudah dalam kondisi non-aktif. Sebaliknya, ketika posisi biasa, sama dengan fitur dalam posisi aktif.
Sebenarnya pemahaman tentang fitur overdrive akan aktif dalam kondisi normal. Hal ini, karena fungsi fitur memang cukup penting. Mengutamakan keselamatan pengendara maupun orang lain, sehingga terbuat dengan default dan selalu dalam kondisi aktif.
Lantas seperti apa cara kerja dari fitur overdrive mobil matic ini? Sebenarnya prinsipnya mudah, ketika fitur dalam kondisi off, otomatis putaran transmisi maksimal sama dengan putaran mesin. Sebaliknya, apabila berada dalam keadaan on, maka putaran transmisi jadi lebih besar dari mesin.
Namun ketika fitur dalam posisi mati, biasanya konsumsi bahan bakar jadi lebih boros. Sebab, transmisi otomatis menahan transmisi di gigi 3. Alhasil, putaran mesin jauh lebih kuat dengan memperlihatkan raungan suara mesin kencang.
Ketika dalam posisi mati, otomatis torsi milik mobil jauh lebih besar. Itulah alasan mengapa para pengemudi lebih disarankan menyalakan fitur saat mobil butuh tenaga maupun putaran besar.
Saat melaju di jalan menanjak dan curam, bukan hanya fitur O/D saja yang aktif. Pemilik mobil juga perlu menurunkan tuas transmisi yang awalnya posisi 2 ke 1. Cara ini menyebabkan torsi jadi lebih besar, sehingga mesin terasa ringan untuk berkendara dan melaju di medan berat.
Fitur bisa pemilik matikan jika sedang melaju dalam kondisi normal, salah satunya laju santai di jalan besar. Dengan mematikan fitur, otomatis kecepatan hasil kecepatan jauh lebih optimal.
Penggunaan fitur overdrive atau O/D mempunyai pengaruh pada situasi jalan. Sebagai pengemudi, bebas menentukan kapan waktu tepat mengaktifkan fitur dan kapan waktu terbaik mematikan.
Ketika memutuskan mematikan, jangan lupa aktifkan kembali. Karena pada dasarnya, untuk posisi default fitur ini adalah menyala. Sehingga, jika tidak segera mengaktifkan dalam jangka waktu lama, otomatis konsumsi BBM cepat boros dan suara mesin terasa mengganggu.
Baca juga: Desain Mewah dan Sporty, Toyota Veloz Hybrid Tawarkan Tampilan Premium Beraksen Krom Gelap
Sebenarnya fitur ini lebih disarankan selalu dalam posisi on. Pada kondisi tertentu memang tak masalah jika ingin mematikannya. pengemudi perlu mengembalikan posisinya seperti awal demi mengoptimalkan performa laju mobil.
Fitur overdrive mobil matic menjadi salah satu fitur berkendara dengan fungsi penting. Fitur ini membantu meningkatkan keamanan bagi pengguna mobil matic maupun kendaraan lain saat berkendara di jalan raya besar. Meskipun pada umumnya teknologi O/D hanya dipakai untuk keperluan jelajah (cruise). Namun, dalam situasi seperti tertentu fitur overdrive mobil matic akan bekerja dengan optimal.
Find some desired keywords.