
“Besok tim dari puskesmas Kenanga dan tim PE (penyelidikan epidemiologi-red) akan melakukan swab ke guru-guru dan mencari kontak erat jam 8 sampai 11 pagi,” terang Boy Yandra.
Selain itu ia juga menegaskan selama WFH (work from home) akan dilakukan 30 persen dari jumlah guru yang ada.
“Nanti untuk WFH ini akan diatur oleh pihak sekolah sendiri,” tambahnya.
Boy mengatakan tujuan ditutupnya sekolah selama 10 hari ini untuk memutuskan matarantai penyebaran covid 19 di dalam sekolah maupun diluar sekolah.