Ekspedisi di Pulau Kelapan, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung Kumpulkan Data Ekosistem Pesisir

    INTRIK.ID, BANGKA SELATAN — Puluhan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung melakukan pengamatan dan pengumpulan data di ekosistem pesisir di Pulau Kelapan, Kabupaten Bangka Selatan.

    Kegiatan praktikum ekosistem pesisir itu mengamati dan mendata terumbu karang, padang lamun dan hutan mangrove yang didukung PT Timah.

    Ketua Program Studi Konservasi Sumber Daya Alam Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Sujadi Priyansah menyampaikan tujuan praktikum ini agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tapi juga menyentuh dan melihat langsung keragaman hayati serta tantangan yang dihadapi alam.

    “Kami ingin mahasiswa menyadari bahwa menjaga lingkungan itu bukan sekadar teori. Kami ingin mahasiswa merasakan langsung ekosistem pesisir seperti apa, melihat dan menyentuh langsung terumbu karang dan mengobservasi hewan dan tumbuhan yang ada,” ujarnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Pulau Kelapan dipilih sebagai lokasi karena kondisi ekologisnya yang masih relatif terjaga. Keindahan terumbu karang, hamparan padang lamun, dan akses mudah ke kawasan mangrove menjadikan pulau ini sebagai tempat yang ideal untuk pembelajaran langsung.

     

    Selain itu, suasana pulau yang tenang dan jauh dari hiruk pikuk kota juga membantu mahasiswa lebih fokus dalam mengamati dan memahami ekosistem secara utuh.

    Selama kegiatan berlangsung, para peserta melakukan snorkeling untuk mengamati karang, menghitung tutupan lamun, mencatat kehadiran biota laut, serta mengenali tumbuhan dan hewan endemik di sekitar pulau. Mereka juga mengikuti diskusi kelompok dan presentasi hasil analisis data yang telah dikumpulkan selama praktikum.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    PT Timah Tbk memberikan dukungan nyata dalam kegiatan ini melalui penyediaan transportasi dan kebutuhan logistik di lapangan.

    Sujadi mengapresiasi PT Timah atas dukungan yang telah diberikan untuk keberlangsungan praktikum untuk para mahasiswa.

    “Kami sangat mengapresiasi peran PT Timah. Ini bukan hanya soal dukungan teknis, tapi juga menunjukkan bahwa industri bisa bersinergi dengan pendidikan demi keberlanjutan lingkungan,”ungkapnya.

    Praktikum ini juga menjadi ajang pembelajaran nilai-nilai kerja sama, kepemimpinan, dan kepedulian lingkungan. Mahasiswa tidak hanya belajar bagaimana cara mendata atau mengamati, tetapi juga memahami pentingnya konservasi untuk masa depan. Dengan melihat langsung kondisi lapangan, mahasiswa diharapkan menjadi bagian dari generasi yang peduli dan aktif menjaga kelestarian lingkungan. (*)

    Sumber: PT Timah

    Mungkin Suka Ini juga:
    Tak Mau Anak Desa Gagal Kuliah karena Biaya, Kades Perlang Jemput Bola Daftarkan Tiga Warga ke Kampus

    Tak Mau Anak Desa Gagal Kuliah karena Biaya, Kades Perlang Jemput Bola Daftarkan Tiga Warga ke Kampus

    Tak Semua Pulang Membawa Piala, Tapi Semua Pulang Membawa Pelajaran dari Porsema III

    Tak Semua Pulang Membawa Piala, Tapi Semua Pulang Membawa Pelajaran dari Porsema III

    Juara Terus, Siswa Menyusut: Paradoks yang Menghantui SMKN 1 Koba

    Juara Terus, Siswa Menyusut: Paradoks yang Menghantui SMKN 1 Koba

    Empat Tahun Tak Terkalahkan, Jurusan Welding SMKN 1 Koba Kian Kokoh Jadi Raja LKS Babel

    Empat Tahun Tak Terkalahkan, Jurusan Welding SMKN 1 Koba Kian Kokoh Jadi Raja LKS Babel

    Dari Miniatur Ka’bah ke Karakter Santri, Manasik Haji Bahrul Ulum Tak Sekadar Latihan Ibadah

    Dari Miniatur Ka’bah ke Karakter Santri, Manasik Haji Bahrul Ulum Tak Sekadar Latihan Ibadah

    Dari Ruang Kelas ke Media Massa, Program Literasi PT Timah Dorong Guru Berani Menulis dan Berkarya

    Dari Ruang Kelas ke Media Massa, Program Literasi PT Timah Dorong Guru Berani Menulis dan Berkarya