
INTRIK.ID, BABEL – Teori di ruang kuliah dipadukan dengan pengalaman lapangan. Sebanyak 48 mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya (Unsri), mendapat kesempatan melihat langsung proses bisnis PT Timah (Persero) Tbk yang terintegrasi, mulai dari kegiatan penambangan hingga proses pengolahan dan peleburan timah.
Kunjungan yang berlangsung di Gedung Graha Timah Pangkalpinang, Senin (3/8/2026), merupakan bagian dari program Company Visit bertema “Transformative Knowledge into Professional Mining Practice”. Dalam kegiatan ini, para mahasiswa didampingi dua dosen, yakni Ir. Taufik Arif, S.T., M.S., IPM dan Ir. Aisyah Minzikrina Masbar Rus, B/Sc., M.T.
Rombongan mahasiswa disambut General Manager Area Bangka Ryan Andri bersama Division Area Bangka Utara Nopi Kohirozi yang memaparkan proses bisnis PT Timah, mulai dari aktivitas penambangan, pengolahan, hingga peleburan timah.
Tak hanya menerima materi di dalam ruangan, para mahasiswa juga dijadwalkan mengunjungi lokasi tambang perusahaan serta Division Processing & Refinery di Mentok, Kabupaten Bangka Barat, agar dapat melihat secara langsung proses produksi di lapangan.
Program ini menjadi bagian dari komitmen PT Timah dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus memperkuat sinergi antara industri dan perguruan tinggi untuk mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi dunia kerja.
Dosen Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Sriwijaya, Taufik Arif, mengatakan kunjungan industri seperti ini sangat penting untuk mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia usaha.
“Selain untuk mengetahui tentang proses penambangan di PT Timah, kami dari perguruan tinggi ingin menjaga keharmonisan hubungan korporasi dan perguruan tinggi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengalaman langsung di lapangan akan melengkapi pengetahuan akademik yang selama ini diperoleh mahasiswa di bangku kuliah.
“Mahasiswa ingin mengetahui proses peleburan timah, kemudian ingin melihat langsung proses kerja di lapangan sehingga mereka memiliki bekal praktis, bukan hanya teori,” katanya.
Sementara itu, salah seorang mahasiswa peserta kunjungan, Lulu Zahira Kamila Halim, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru setelah mengikuti pemaparan dari PT Timah.
Ia mengaku baru mengetahui bahwa aktivitas penambangan timah yang dilakukan PT Timah tidak hanya berlangsung di darat, tetapi juga di wilayah lepas pantai (offshore).
“Saya baru tahu kalau ternyata PT Timah tidak cuma melakukan penambangan di darat, tetapi juga memiliki kegiatan penambangan di laut,” ungkapnya.
Menurut Lulu, kesempatan mengunjungi lokasi tambang dan fasilitas pengolahan menjadi pengalaman berharga yang akan memperkaya pemahamannya mengenai industri pertambangan.
“Saya jadi punya gambaran bagaimana proses penambangan timah dilakukan. Ini sangat menarik dan menjadi bekal bagi kami untuk memahami proses produksi hingga peleburan timah,” tutupnya.
Sumber: PT Timah Tbk