Efisiensi, 1500 Warga Bangka Tengah Tak Lagi Dapat Rastrada

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Progam bantuan Beras Kesejahteraan Daerah (Rastrada) tahun 2025 dihapuskan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Bangka Tengah (Bateng).

    Hal itu diungkapkan seorang warga Koba saat bertanya tentang Rastrada ke pihak kelurahan dan Dinsos..

    “Katanya kami gak dapat beras miskin (rastrada) lagi. Yang bilang orang kelurahan dan juga penyuluh sosial. Mau gimana lagi, gak bisa nuntut kalau gak dikasih lagi,” ucapnya.

    Mengkonfirmasi hal tersebut, Kabid Silakso Dinas Sosial dan Pemerintah Desa Kabupaten Bangka Tengah Robi membenarkan penghapusan Rastrada kepada masyarakat.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Betul pak, memang tahun ini Rastrada dihapuskan dan tak ada lagi, ” ucapnya kepada intrik.id, Kamis (20/2/2025( di Koba.

    Ia melanjutkan, Rastrada adalah beras premium seberat 10Kg yang diberikan kepada 1500 masyarakat miskin yang datanya sesuai nama dan alamat dan hanya memberikan bantuan tersebut kepada masyarakat yang benar-benar miskin.

    “Jadi penerima rastrada itu 1500 jiwa yang didata sesua nama dan alamat serta benar-benar masyarakat miskin yang menerima 10Kg beras premium. Kalau rastrada boleh diuji lapangan penerimanya masyarakat miskin atau bukan, ” tegasnya.

    Ia menambahkan, demi efisiensi anggaran TAPD Bangka Tengah mencoret rastrada namun tetap mempertahankan iuran BPJS demi pengobatan gratis untuk masyarakat di Bangka Tengah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Untuk efisiensi anggaran rastrada dikurangi. Kalau dihitung rastrada itu 2 miliar lah setahun. Tapi BPJS kita masih dipertahankan karena pemerintah masih UHC dimana semua orang mendapat pelayan pengobatan yang sama. Jadi tetap memberikan pelayan pengobatan yang baik untuk masyarakat, ” ujarnya.

    “Kurang lebih dari kemensos saja ada 46 ribu jiwa yang ditanggung dan 64 ribu jiwa yang ditanggung pemerintah kita lewat Dinkes. Setahu saya itu. Tapi coba tanya ke Dinkes langsung detailnya, ” lanjutnya.

    Robi berharap, akan ada solusi atau pengganti rastrada karena hal ini akan membuat masyarakat Bangka Tengah khawatir.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Klarifikasi Pemkab: Penutupan Peliputan Rakor Pemberantasan Korupsi Merupakan Permintaan KPK

    Klarifikasi Pemkab: Penutupan Peliputan Rakor Pemberantasan Korupsi Merupakan Permintaan KPK

    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

      Ikuti kami di Facebook